Satujuang, Seluma- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Seluma, Erlan Suadi, mengaku telah menerima informasi resmi terkait dugaan perselingkuhan bawahannya yang digerebek di kota Bengkulu.
Dugaan perselingkuhan ini melibatkan oknum pejabat berinisial HR yang menjabat sebagai Kepala Bidang di Dinkes Seluma dan oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial ND diduga merupakan bawahan dari HR.
Erlan menjelaskan, pihaknya telah memperoleh informasi resmi dari Inspektorat. Laporan tersebut terkait dugaan perbuatan asusila dan perselingkuhan yang dilayangkan oleh pihak yang merasa dirugikan.
“Iya, memang ada pihak yang merasa dirugikan dan sudah melaporkan dugaan perbuatan asusila sekaligus perselingkuhan itu ke Inspektorat,” jelas Erlan.
“Informasinya sudah kami dapatkan,” tambahnya.
Erlan menegaskan, seluruh proses tindak lanjut sepenuhnya diserahkan kepada Inspektorat Kabupaten Seluma.
Hal ini agar ditangani sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Inspektorat. Silakan laporan itu diproses dan segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat. Jika diproses cepat, maka bisa ditentukan sanksi apa yang tepat bagi ASN yang terlibat,” tegas Erlan.
Menurut Erlan, dugaan perselingkuhan maupun perzinaan yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) harus ditindak tegas.
Karena tidak memiliki hubungan sah, maka kasus ini tidak dapat ditoleransi.
“Kasus seperti ini tidak dapat ditoleransi lagi, apalagi melibatkan oknum ASN. Kami berharap Inspektorat dapat memprosesnya dengan cepat. Kemudian akan kami laporkan kepada pimpinan untuk menentukan sanksi yang berlaku,” tutup Erlan.
Diketahui, pasangan tidak resmi tersebut digerebek oleh istri sah HR di sebuah rumah kos di Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, pada Kamis malam (15/1).
Ketua RT 10 Kelurahan Bumi Ayu, Indayo, saat dikonfirmasi membenarkan informasi penggerebekan tersebut.
“Benar ada keributan di bedengan milik Pak Bickman pada 15 Januari kemarin. Yang melakukan penggerebekan adalah keluarga, yakni istri dan anak dari pria tersebut,” kata Indayo.
Indayo menambahkan, pasangan yang diduga selingkuh itu baru beberapa hari menempati bedengan.
Mereka bahkan belum melapor kepada pengurus lingkungan setempat.
“Informasinya salah satu yang digerebek merupakan pejabat di Seluma. Namun untuk kepastian jabatannya saya belum mengetahui secara jelas,” tutup Indayo. (Da)











