Mukomuko – Beberapa hari lalu harga sawit di Kabupaten Mukomuko sempat melonjak dengan harga tertinggi sebesar Rp 3.220/Kg.
Terhitung hari ini, Sabtu (29/1/22), harga sawit kembali terjun bebas dengan penurunan harga antara Rp 300 – 400/kg.
Dinas Pertanian Mukomuko, Apriansyah ST MT, melalui pejabat fungsional Bidang Perkebunan, Sudiyanto SP, membenarkan hal ini.
“Benar, perhari Sabtu tanggal 29 Januari ini, harga sawit turun antara Rp 300 – 400/kg,” ujar Sudiyanto SP, Saat dikonfirmasi awak media.
Sudiyanto mengakui dirinya belum mengetahui penyebab pasti anjloknya harga sawit.
Sudiyanto membantah anggapan masyarakat, penyebab harga sawit anjlok karena menjelang HUT Kabupaten Mukomuko.
“Harga anjlok karena mau HUT Kabupaten Mukomuko, gak bener itu,” tandas Sudiyanto.
Informasi sementara yang didapat, salah satu penyebab karena adanya kebijakan Domestic Marketing Obiligation( DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) terhadap minyak sawit, oli dan minyak goreng.
“Ini info yang saya dapat, benar atau tidaknya saya juga belum tahu jelas,” terang Sudiyanto.
Sudiyanto mengakui, dengan anjloknya harga sawit saat ini akan memengaruhi perekonomian masyarakat.
“Kalau dampak ekonomi, pasti ada. Dan saya juga belum tahu, apakah harga sawit ini masih ada peluang turun lagi atau tidak,” terang Sudiyanto.
“Saya hanya berharap, semoga harga sawit bisa kembali naik, sehingga perekonomian masyarakat daerah tidak goyang,” pungkas Sudiyanto.
Dilain pihak, masyarakat mengimbau agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk menstabilkan harga pupuk, agar beban baiaya petani berkurang.
Termasuk regulasi pupuk subsidi, apakah sudah tepat sasaran atau belum, karena disinyalir pengawasan terhadap pupuk subsidi kurang pengawasan.
Untuk diketahui, data harga sawit yang direlease Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Mukomuko adalah di pabrik CPO milik PT SAPTA sebesar Rp 2.670 / kg, PT KSM Rp 2.740 / kg dan di PT MMIL Rp 2.740 /kg.
Lalu di PT SAP harga Rp 2.870/ kg, PT KAS Rp 2.710/ kg, PT DDP Rp 2.760/ kg, PT USM Rp 2.770/ kg, PT BMK Rp 2.820 / kg, dan PT GSS Rp 2.820/ kg. (zul)











