Mukomuko, Satujuang.com – Geliat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Mukomuko kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hal ini ditandai dengan dimulainya rangkaian kegiatan penentuan titik nol (groundbreaking) yang dikawal ketat oleh pengawas konsultan serta kontraktor penyedia.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mukomuko menegaskan komitmennya untuk terus menggenjot pembangunan fisik, baik di sektor Bina Marga maupun Cipta Karya.
Kadis PUPR Kabupaten Mukomuko, Apriansyah ST, menjelaskan bahwa meskipun kondisi keuangan daerah atau fiskal APBD saat ini tergolong terbatas, pihaknya tetap mencari terobosan agar pembangunan fasilitas publik tidak mandek.
Beberapa item pekerjaan yang mulai berjalan tahun ini meliputi pembangunan pelapis tebing, jembatan, hingga pengaspalan jalan.
“Kita telah mulai kegiatan ada beberapa aitem, baik di bina marga dan cipta karya ada pelapis tebing jembatan dan jalan. Untuk jalan kita udah lakukan titik nol di beberapa tempat, dan kalau untuk jembatan Selandak proses lelang. Walaupun fiskal APBD kita terbatas, kita tetap berusaha, bahkan kita ajukan skema Inpres ke pemerintah pusat,” ujar Apriansyah kepada awak media Satujuang, Minggu (14/6/26).
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Mukomuko, Budiarto, ST, menambahkan bahwa proses penentuan titik nol untuk pengaspalan hotmix sudah dilakukan di beberapa titik krusial.
Salah satu prioritas utamanya adalah jalur menuju fasilitas kesehatan.
Berikut adalah beberapa ruas jalan yang saat ini sudah mulai memasuki tahap pengerjaan fisik:
- Jalan lingkungan Rumah Sakit Mukomuko (demi kenyamanan akses pelayanan medis).
- Jalan Desa Tunggal Jaya, Kecamatan Teras Terunjam.
- Jalan Desa Tirta Makmur, Kecamatan Air Manjuto.
- Jalan lingkungan Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik.
- Jalan Desa Bumi Mulya, Kecamatan Penarik.
- Jalan Desa Sibak (lanjutan), Kecamatan Ipuh.
- Jalan poros Desa Talang Baru – Serami Baru – Air Merah, Kecamatan Malin Deman.
Selain mengandalkan kekuatan APBD daerah, Dinas PUPR Mukomuko juga tengah memperjuangkan pembangunan jalan melalui dana Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dari pemerintah pusat.
Hingga saat ini, pihak dinas terus melengkapi seluruh dokumen administrasi yang diperlukan agar proyek pusat tersebut dapat segera dieksekusi di lapangan.
“Dan untuk Inpres kita masih tahap pelengkapan berkas, dan insya Allah akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat ada 5 ruas jalan,” pungkas Budiarto. (Red)











