Mukomuko, Satujuang.com – Panjangnya urat nadi jalan penghubung antar-desa yang belum layak di Wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kabupaten Mukomuko memicu sorotan tajam.
Ratusan kilometer jalan vital yang tersebar di 5 kecamatan di wilayah tersebut dinilai mustahil tuntas jika hanya mengandalkan plot anggaran APBD pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mukomuko.
Kondisi ini membuat Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko, Topik Muslimin, angkat bicara dan mendesak pemerintah daerah mengambil langkah agresif ke pemerintah pusat.
Topik Muslimin mengungkapkan, kondisi infrastruktur jalan penghubung di Dapil 3 saat ini mayoritas masih memprihatinkan, padahal statusnya sangat vital bagi mobilitas masyarakat.
Salah satu titik paling krusial berada di Kecamatan Air Rami, yakni ruas Tirta Kencana menuju Bukit Makmur sepanjang 7 kilometer yang kerap viral dari tahun ke tahun.
Selain itu, akses dari SP 4 menuju Rami Mulya sepanjang 4 kilometer juga dalam kondisi serupa. Padahal, jalan ini merupakan jalur utama warga untuk mengeluarkan hasil bumi.
“Kalau hanya mengandalkan dana daerah (APBD), ruas jalan ini tidak akan selesai dalam waktu 10 tahun,” tegas Topik Muslimin, Minggu (28/6/26).
Oleh karena itu, ia mengimbau dan meminta Dinas PUPR Mukomuko untuk serius mengawal usulan Dana Inpres (Instruksi Presiden) di Kementerian PUPR.
“Saya minta ruas-ruas jalan di Dapil 3 ini dikawal betul agar bisa menjadi skala prioritas pusat,” tambahnya.
Sebelumnya, Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko melalui Kabid Bina Marga, Budiarto, tidak menampik adanya keterbatasan fiskal daerah.
Budiarto menyampaikan bahwa pihaknya sudah berulang kali mengajukan proposal pembangunan jalan tersebut ke kementerian melalui skema Dana Inpres.
“Tahun kemarin memang belum terealisasi karena keterbatasan pusat. Namun, tahun ini kita harapkan ada titik terang. Kita akan pantau terus program kementerian tersebut,” ujar Budiarto, saat dikonfirmasi beberap waktu lalu.
Ia mengakui, kemampuan APBD Mukomuko saat ini tidak akan kuat membiayai seluruh panjang kerusakan jalan penghubung antar-desa yang ada.
Sebagai langkah konkret, Dinas PUPR Mukomuko memastikan telah memasukkan sejumlah jalur sengketa infrastruktur tersebut ke dalam draf usulan prioritas kementerian.
Berikut adalah 7 titik ruas jalan di Kabupaten Mukomuko yang kini sedang diperjuangkan ke pemerintah pusat:
- Jalan Air Rami – Tirta Kencana – Bukit Harapan/Bukit Makmur
- Jalan Tanjung Harapan
- Jalan Air Hitam – Teluk Bakung
- Jalan Suka Maju – Sendang Mulya – Ujung Tolan
- Jalan Teras Terunjam – Lubuk Sahung
- Jalan SP 1 – Sungai Lintas
- Jalan Evaluasi Tanah Rekah
“Kami akan kawal terus proposal ini di kementerian agar bisa masuk dalam skala prioritas pembangunan nasional,” pungkas Budiarto. (Adv/Zul)











