Jago Merah Ngamuk, Kantor Camat Ratu Agung Ludes Terbakar

Petugas Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan sisa-sisa api yang membakar gedung Kantor Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, pukul 13.30 WIB, Minggu (27/2/22).

Bengkulu – Kantor Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu ludes dilalap api diduga akibat pembakaran sampah tak jauh dari bangunan itu, pukul 13.30 WIB, Minggu (27/2/22).

Kondisi kantor yang penuh dengan kertas dan bahan mudah terbakar menyebabkan api cepat menyebar ke seluruh ruangan.

Meski demikian, tak ada korban jiwa dalam musibah ini karena keadaan kantor kosong saat libur.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PBK) Kota Bengkulu, Yuliansyah mengatakan, dalam peristiwa itu seluruh bagian gedung kantor Camat Ratu Agung Kota Bengkulu, ludes terbakar.

Baca Juga :  Sempat Hilang, Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri

”Dugaan sementara api berasal dari pembakaran sampah,” kata Yuliansyah, saat dikonfirmasi, Minggu (27/2).

Dinas PBK menerjunkan 10 pos dan 11 armada untuk memadamkan api.

Api baru dapat dipadamkan sekitar 1 jam setelah petugas PBK berjibaku dengan api yang berkobar.

Belum diketahui secara pasti siapa pelaku pembakaran sampah tersebut.

Baca Juga :  Didukung Pemkot Bengkulu, Baznas Bagi-Bagi Takjil Kurma ke 300 Masjid

Hingga kini api telah dipadamkan namun kondisi kantor ludes, sementara petugas pemadam masih memantau sisa-sisa kebakaran.

Sementara itu, Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan kerugian akibat terbakarnya Kantor Camat Ratu Agung, Minggu (27/2).

Menurut Dedy, pihak kepolisian akan melakukan olah TKP terlebih dahulu.

Baca Juga :  Gubernur Bengkulu Akan Terbitkan Surat Edaran Terkait Kebijakan Yang Berpihak Pada Pelaku UMKM

“Belum dapat dipastikan,” ungkap Dedy.

Api dengan cepat membesar, dan menghanguskan bangunan utama Kantor Camat Ratu Agung.

Dedy juga belum bisa memastikan sumber dan penyebab kebakaran.

“Itu biar nanti pihak kepolisian yang menjelaskan,” kata Dedy.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu AKP Welliwanto Malau mengatakan, akan melakukan olah TKP terlebih dahulu.

Sementara, lokasi kebakaran kini telah diberikan garis polisi. (danis)