Mukomuko, Satujuang.com – Kabar gembira bagi para pencari kerja (pencaker) di wilayah Kabupaten Mukomuko. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mukomuko resmi meluncurkan program pendaftaran pembuatan Kartu AK-1 (Kartu Kuning) secara online.
Inovasi digital ini sengaja dihadirkan untuk mempermudah generasi muda dan para pencari kerja lokal dalam mengakses peluang kerja tanpa harus repot mengantre di kantor dinas.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Mukomuko, Nurdiana SE, menjelaskan bahwa para pelamar kini cukup mengakses akun resmi melalui situs web siapkerja.disnakertrans.go.id.
Untuk mendapatkan Kartu AK-1 online, para pencari kerja wajib menyiapkan beberapa dokumen administrasi dalam bentuk digital (scan) sebagai berikut:
- Pasfoto berwarna ukuran 3×4
- Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Scan Ijazah dan Transkrip Nilai terakhir
- Scan Sertifikat Pelatihan (jika ada)
- Scan Sertifikat Keahlian khusus (jika ada)
Permudah Akses Tanpa Perlu Keluar Rumah
Menurut Nurdiana, penerapan aplikasi online ini bertujuan untuk membuka akses seluas-luasnya bagi pencari kerja, terutama anak-anak muda di Kabupaten Mukomuko.
Melalui sistem ini, data para pencari kerja akan langsung terintegrasi secara otomatis.
Aplikasi juga menyediakan menu pilihan lowongan pekerjaan yang tersedia, sehingga pencaker tidak perlu lagi mendatangi satu per satu perusahaan tujuan secara fisik.
“Jadi secara otomatis anak-anak bisa mengakses aplikasi ini. Sudah tersedia menu pilihan di dalamnya, sehingga tidak perlu repot-repot lagi mendatangi perusahaan tujuan untuk memasukkan lamaran,” ujar Nurdiana, Minggu (28/6/26).
Imbauan untuk Perusahaan dan Pabrik Lokal
Disnakertrans berkomitmen untuk terus melahirkan inovasi baru di bidang ketenagakerjaan demi menekan angka pengangguran di Kabupaten Mukomuko.
Sejalan dengan peluncuran sistem ini, Nurdiana mengimbau seluruh manajemen perusahaan dan pabrik kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Mukomuko untuk mulai mendaftarkan kebutuhan tenaga kerja mereka secara online di sistem yang sama.
“Kami menghimbau seluruh perusahaan dan pabrik di wilayah ini untuk membuka dan mendaftarkan kebutuhan pekerja mereka secara online. Apa pun kebutuhan tenaga kerjanya, program ini akan segera saya sosialisasikan secara masif ke seluruh perusahaan yang ada di kabupaten ini,” pungkasnya. (Adv/Zul)











