Mukomuko – Menyikapi konflik agraria yang kerap terjadi, DPRD Mukomuko bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko rapat bersama masyarakat di Ruang Rapat Bupati, Jumat (14/10/22).
“Kami siap mendukung penuh Pemerintah Daerah melalui Gugus Tugas Reforma Agraria dalam mencari solusi yang tepat,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Mukomuko M Ali Saftaini.
Ali mengaku sudah mengundang beberapa pihak yang terlibat sengketa agraria, baik itu masyarakat, pemerintah desa maupun pihak perusahaan.
Menurutnya, beberapa poin penting mengenai resolusi tersebut telah dikantongi pihaknya.
“Sesuai ketentuan Undang-undang yang berlaku, pihak perusahaan sudah menyanggupi untuk menunaikan kewajiban mereka dalam memfasilitasi kebun masyarakat seluas 20 persen,” ungkapnya
Kendati demikian, Ali mengatakan bahwa pihak legislatif tentu menyerahkan kebijakan yang bakal diambil Pemkab kepada Gugus Tugas Reformasi Agraria.
“Selaku Pansus, kami selalu bekerja dan siap berkolaborasi dengan gugus untuk mencari yang terbaik dalam penyelesaian sengketa agraria,” imbuhnya.
Dilain sisi, Wakil Bupati Mukomuko, Wasri mengatakan bahwa pembahasan terkait konflik agraria sudah mendekati titik temu kesepakatan.
“Semoga kita segera bisa mendapatkan solusi yang terbaik untuk masyarakat yang berlokasi dan terdampak langsung dengan konflik HGU,” ujar Wasri.
Wasri berkata, pemerintah daerah sedang mencari formulasi yang tepat terkait resolusi yang akan disepakati bersama.
“Dengan adanya Tim Gugus Tugas Reforma Agraria, kita harap tidak ada konflik baru lagi nantinya, setelah resolusi diberlakukan,” pungkas Wasri. (adv/zul)











