Ditemukan di Enggano, Jenazah Kru KM Arupadhatu Diterbangkan ke Jakarta

2 menit baca

Bengkulu, Satujuang.com – Jenazah Surakhman, kru kapal KM Arupadhatu 1 yang terdampar di Pulau Enggano, resmi dipulangkan ke Jakarta melalui jalur udara pada Kamis (24/9/26) pukul 06.05 WIB.

Pemberangkatannya dikawal ketat tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Bengkulu.

Setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, jenazah diserahterimakan kepada pihak Polda Banten untuk proses penanganan lebih lanjut dan penyerahan kepada pihak keluarga.

Kepastian identitas Surakhman terkuak secara terang benderang setelah hasil tes DNA forensik dinyatakan cocok dengan sampel keluarga.

Sebelumnya, penemuan jasad tanpa identitas di Pantai Desa Kahyapu, Kecamatan Enggano, sempat menyita perhatian publik.

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh nelayan lokal pada Sabtu (12/9) sore saat hendak melaut.

Kapolsek Enggano, Iptu Khalid Wahyudi, sejak awal mengonfirmasi bahwa korban yang ditemukan hanya mengenakan celana pendek tersebut bukan merupakan warga asli Pulau Enggano.

Surakhman merupakan salah satu kru KM Arupadhatu 1 yang hilang kontak dalam tragedi naas di Selat Sunda.

Kapal tersebut membawa lima jurnalis dalam misi peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau sebelum akhirnya tenggelam.

Jasad Surakhman terbawa arus samudra puluhan mil hingga terdampar di pulau terluar Provinsi Bengkulu.

Pemulangan jenazah ini menjadi titik terang penting dalam rangkaian operasi SAR. Hingga kini, kepolisian bersama tim SAR gabungan terus berkoordinasi intensif untuk melacak keberadaan korban lain serta bangkai kapal yang belum ditemukan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *