Usut Korupsi di Pelabuhan Pulau Baai, Kejati Bengkulu Geledah Enam Kantor Perusahaan

Bengkulu, Satujuang.com – Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu menggeledah enam kantor perusahaan yang beroperasi di Kota Bengkulu.

Penggeledahan maraton ini merupakan bagian dari pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi Pengelolaan Jasa Kepelabuhanan dan Kenavigasian pada Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.

Perkara dugaan rasuah yang tengah dibidik penyidik kejaksaan tersebut mencakup rentang waktu operasional tahun 2020 sampai dengan tahun 2024.

Keenam kantor yang digeledah seluruhnya beroperasi di sektor maritim, transportasi laut, serta jasa keagenan perkapalan (shipping agent) selaku pengguna layanan operasional pelabuhan.

Pihak kejaksaan turun langsung menyisir kantor-kantor tersebut guna menyita dokumen penting agen pelayaran untuk merunut aliran transaksi jasa kepelabuhanan.

Kasi Penkum Kejati Bengkulu Fri Wisdom S. Sumbayak, melalui Kasi Penyidikan Kejati Bengkulu Pola Martua Siregar, membenarkan kegiatan penggeledahan di enam kantor swasta tersebut.

“Benar, tim masih bekerja mencari sejumlah berkas yang ada kaitannya dan nantinya akan dijadikan barang bukti,” ungkap Pola Martua Siregar, Selasa (3/11/26).

Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan berkas-berkas terkait untuk dijadikan alat bukti kuat guna membongkar dugaan penyelewengan dana kepelabuhanan dan kenavigasian di kawasan Pulau Baai.

Adapun enam entitas perusahaan maritim yang digeledah penyidik Kejati Bengkulu meliputi:

  • PT Sarana Sukses Maritim, perusahaan bidang maritim dan perkapalan yang berlokasi di Jalan Hibrida Raya, Kota Bengkulu.
  • PT Orion Sukses Perkasa, agen pelayaran kapal niaga yang berbasis di kawasan Pagar Dewa, Kota Bengkulu.
  • PT Gema Mutiara Marina, penyedia jasa kapal tunda (tugboat), tongkang (barge), kapal suplai, keagenan kapal, hingga layanan transhipment muatan.
  • PT Bahtera Cipta Manunggal, perusahaan yang berfokus pada jasa keagenan perkapalan lokal di area Lingkar Barat, Kota Bengkulu.
  • PT Duri Rejang Berseri, penyedia jasa keagenan kapal, pengerukan alur laut (dredging), reklamasi lahan, operasional kapal tunda dan tongkang, hingga perizinan dan imigrasi kapal.
  • PT Samudera Sarana Floresma (SSF), penyedia jasa pelayaran dan transportasi laut nasional yang memiliki kantor operasional di Bengkulu.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *