Kota Batu – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu Bersama DP3AP2KB Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak.
“Sosialisasi dilaksanakan dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak,” Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3AP2KB Kota Batu, Amida di Aston Inn Batu,Jl. Abdul Gani Atas No.42-44, Ngaglik, Kota Batu, Selasa (23/5/23).
Dijelaskan Amida, sosialisasi ini digelar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Sosialisasi ini digelar mulai 23-25 Mei 2023 dengan menghadirkan tenaga pendidik jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Batu.
“Sosialiasi ini bertujuan untuk memberikan kesadaran dan pengetahuan kepada tenaga pendidik tentang pentingnya pencegahan kekerasan pada anak di Kota Batu,” imbuh Amida.
Dimana berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni) sepanjang Januari hingga Mei 2023, telah terjadi 10 kasus kekerasan anak di Kota Batu.
Melihat data tersebut, perlu dukungan berbagai pihak, salah satunya institusi pendidikan, untuk berpartisipasi dalam pencegahan kekerasan pada anak.
“Kami berharap ada kesadaran bersama-sama untuk mencegah kekerasan terhadap anak, sehingga kasus kekerasan pada anak di sekolah bisa berkurang,” harap Amida.
Konselor Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Batu, daria. Yumei Astutik, mengatakan, selain orang tua, tenaga pendidik memiliki peran dalam pencegahan kekerasan pada anak.
Ia menekankan pentingnya memberikan pendidikan anti kekerasan terhadap anak usia dini. Pasalnya, anak termasuk dalam kelompok yang rentan mengalami kekerasan dan eksploitasi.
“Seringkali kita hanya fokus pada potensi akademik anak. Padahal banyak hal yang harus diperhatikan, karena manusia adalah makhluk holistik yang terdiri dari berbagai unsur,” ujar Yumei.
Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian selain potensi akademik, diantaranya potensi fisik, spiritual, emosi, kreatifitas, hingga sosial budaya.(nt/dws).











