Malang, Satujuang.com – Ketua Senam Tera Indonesia (STI) Provinsi Jawa Timur, Siadi SH, menggelar rapat penyampaian hasil tim formatur dan silaturahmi calon pengurus pleno masa bakti 2026–2031 di Joglo Cafe Sawah, Lawang, Kabupaten Malang, Sabtu (1/8/26).
Pertemuan ini menjadi langkah krusial untuk membagi tugas dan menyusun komposisi kepengurusan agar roda organisasi STI Jawa Timur dapat berjalan lebih efektif.
Siadi mengungkapkan, pelantikan pengurus pleno STI Jatim direncanakan berlangsung pada 12 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Tera Indonesia.
“Insya Allah pada pelantikan nanti juga dilaksanakan pengukuhan pengurus kabupaten dan kota yang belum terbentuk, lalu dilanjutkan Rapat Kerja Daerah untuk menyusun program lima tahun ke depan,” sampai Siadi.
STI Jawa Timur menargetkan struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan sebanyak 666 kecamatan di Jawa Timur dapat terbentuk secara lengkap pada pertengahan tahun 2027.
Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, saat ini masih terdapat 10 daerah yang belum memiliki kepengurusan definitif.
Siadi sendiri mendapat amanah membentuk kepengurusan di enam daerah, yaitu Kabupaten Gresik, Lamongan, Mojokerto, Madiun, Ngawi, dan Magetan.
Meskipun menghadapi tantangan karena STI belum banyak dikenal di sejumlah wilayah, pihak pengurus optimistis mampu membesarkan organisasi hingga tingkat ranting dan sasana.
“Tantangannya cukup besar, namun kami berharap STI Jawa Timur dapat menjadi wadah yang mengajak masyarakat hidup sehat dan bugar, karena dengan kesehatan kualitas hidup warga akan semakin baik,” pungkasnya. (Herlina)











