Malang, Satujuang.com – Rapat Pleno Tim Formatur penyusunan Pengurus Senam Tera Indonesia (STI) Provinsi Jawa Timur periode 2026-2031 dipimpin langsung oleh Ketua Formatur sekaligus Ketua STI Jatim terpilih, Siadi SH di Joglo View Lawang, Kabupaten Malang, Kamis (23/7/26).
Rapat pleno ini merupakan tindak lanjut dari Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) STI Provinsi Jawa Timur yang sebelumnya dilaksanakan pada 18 Juli 2026 di Hotel Solaris Lawang, Kabupaten Malang.
Turut hadir dalam Tim Formatur tersebut, Bambang Suhadjito dan Iskandar dari jajaran Pengurus Provinsi Jawa Timur, Ketua STI Kota Blitar Heru Santoso, serta Ketua STI Kota Kediri Suprianto.
Dalam arahannya, Siadi mengajak seluruh jajaran pengurus untuk memperkuat soliditas organisasi melalui koordinasi dan komunikasi yang baik demi kemajuan STI di Jawa Timur.
“Mari kita rapatkan barisan untuk saling berkoordinasi dan berkomunikasi dalam rangka memajukan STI di Jawa Timur. Kita harus kompak dan memiliki semangat yang sama untuk membesarkan organisasi ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa STI merupakan organisasi kemasyarakatan olahraga yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).
Perkembangan STI di Jawa Timur saat ini dinilai sangat pesat hingga menjadi barometer nasional.
Meski demikian, Siadi menyebut masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama oleh kepengurusan baru, khususnya pemerataan organisasi di seluruh wilayah Jawa Timur.
“Meski demikian, masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama. Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, masih ada 10 daerah yang belum memiliki kepengurusan STI,” tandasnya.
Ia menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sosialisasi dan pembentukan kepengurusan di sepuluh daerah tersebut agar manfaat Senam Tera Indonesia dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.
“Kami akan terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya olahraga melalui Senam Tera Indonesia. Tujuannya agar masyarakat semakin sehat, baik jasmani maupun rohani. STI harus hadir di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur,” jelasnya.
Siadi juga mengingatkan seluruh pengurus terpilih untuk tetap menjaga kekompakan dan menjadikan pengabdian di organisasi sebagai sarana ibadah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Rapatkan barisan, saling berkoordinasi, berkomunikasi, dan tetap kompak untuk kemajuan STI Jawa Timur. Niat kita adalah ibadah,” pungkasnya. (Herlina)











