Kapolda Bengkulu Jadi Raja Nahkona Kaitora

2 menit baca

Satujuang, Enggano- Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono dikukuhkan sebagai warga kehormatan Suku Kaitora, sekaligus dianugerahi gelar adat Raja Nahkona Kaitora, dalam rangkaian Ekspedisi Berkah Bhayangkara Bengkulu 2026.

Prosesi adat pengukuhan berlangsung khidmat, menandai penerimaan Kapolda sebagai bagian dari komunitas adat setempat.

Ketua Suku Kaitora secara simbolis memasangkan ikat kepala adat khas Enggano, menyerahkan senjata tradisional, serta sebidang tanah.

Suasana sakral terasa kuat, mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal yang masih dijaga oleh masyarakat Enggano.

Kapolda Bengkulu Mardiyono menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas penghargaan tersebut.

“Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama di wilayah terluar,” ujar Kapolda Mardiyono, Kamis (26/4/26).

Ia menilai, pengukuhan ini bukan sekadar simbol, melainkan juga amanah untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Mardiyono mengakui, Polri harus tampil humanis, responsif, dan mampu menjadi mitra masyarakat dalam menjaga keamanan serta melestarikan budaya lokal.

Kegiatan Ekspedisi Berkah 2026 ini menjadi momentum untuk memperkuat kehadiran negara di wilayah terluar.

Enggano, yang selama ini dikenal sebagai daerah terpencil, kini semakin mendapat perhatian, termasuk dari jajaran kepolisian.

Melalui pendekatan budaya seperti ini, diharapkan hubungan antara aparat dan masyarakat semakin harmonis, tidak hanya dalam menjaga keamanan tetapi juga membangun kepercayaan.

“Kunjungan ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat itu sendiri,” ujar Kapolda Bengkulu. (Rls)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *