Bengkulu, Satujuang.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bengkulu, Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid SIK, mengeluarkan instruksi keras kepada Polresta Bengkulu dan jajaran untuk menindak tegas kelompok geng motor yang kian meresahkan masyarakat.
Langkah tanpa kompromi ini dipicu oleh keresahan publik dalam beberapa pekan terakhir setelah viralnya rekaman video konvoi geng motor yang berkeliling Kota Bengkulu sembari menenteng senjata tajam (sajam).
Arahan tegas tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda usai melaksanakan kunjungan kerja di Mapolresta Bengkulu, Rabu (15/7/2026).
“Jangan Anggap Sepele!”
Kapolda mengingatkan jajarannya agar tidak meremehkan fenomena kenakalan remaja yang mengarah pada tindakan kriminal bersenjata ini.
Ia mendesak adanya tindakan nyata di lapangan, mulai dari langkah pencegahan hingga penegakan hukum yang menyeret para pelaku ke pengadilan.
“Sebagai Kapolda, saya mengingatkan rekan-rekan saya di Polresta Bengkulu untuk menyikapi itu (geng motor) jangan dianggap sepele. Itu harus ditindaklanjuti melalui upaya preventif, preemtif, dan penindakan tegas penegakan hukum jika mereka melanggar,” tegas Kapolda.
Ia menambahkan, meski konvoi sepeda motor pada dasarnya tidak dilarang, aktivitas tersebut berubah menjadi tindak pidana serius ketika para pelakunya membawa senjata tajam yang mengancam keselamatan warga.
Kapolda juga meminta peran aktif para orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anak mereka, terutama dalam mengontrol penggunaan media sosial yang kerap dijadikan sarana berkumpulnya geng motor.
“Kepada orang tua, saya minta agar anaknya diawasi, perbanyak ibadah, hindari pertemuan tidak penting. Apalagi sekarang ini media sosial sangat mudah digunakan sebagai media pertemuan; awalnya kumpul biasa, setelahnya mengarah ke pelanggaran hukum,” imbuh Irjen Pol Yudhi.
Polresta Bengkulu Amankan 5 Laporan Kasus Geng Motor
Menindaklanjuti instruksi Kapolda, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat SS melalui Kasat Reskrim AKP Frengki Sirait menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat.
Hingga saat ini, Polresta Bengkulu tengah memproses 5 Laporan Polisi (LP) yang semuanya berkaitan erat dengan aktivitas geng motor bersenjata di wilayah hukum Kota Bengkulu.
Berikut rincian penanganan perkara geng motor yang kini digarap penyidik:
- 4 Laporan Polisi: Terkait dengan kepemilikan dan penyalahgunaan senjata tajam (sajam).
- 1 Laporan Polisi: Terkait tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama (pengeroyokan) yang terjadi di kawasan Stadion Sawah Lebar beberapa waktu lalu.
AKP Frengki mengakui bahwa kelompok geng motor sering kali bermain “kucing-kucingan” dengan petugas patroli.
Mereka biasanya sengaja keluar dan beraksi sesaat setelah patroli dialogis kepolisian selesai dilaksanakan.
“Sudah ada beberapa laporan polisi terkait geng motor kami tindaklanjuti. Sejauh ini sudah ada 5 laporan polisi. Kami dari Polresta Bengkulu setiap hari juga terus melakukan patroli intensif untuk mencegah aktivitas geng motor ini kembali muncul,” tegas Kasat Reskrim.
Apresiasi Sinergitas dan Fasilitas Ramah Disabilitas
Di luar atensi penanganan geng motor, Kapolda Bengkulu memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polresta Bengkulu yang dinilai sukses menjaga sinergitas bersama unsur Forkopimda Kota Bengkulu.
Selain itu, Irjen Pol Yudhi juga memuji peningkatan kualitas pelayanan publik di Mapolresta Bengkulu yang kini telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang ramah disabilitas dan lanjut usia (lansia).
“Dengan fasilitas yang ada sekarang, saya berharap Polresta Bengkulu bisa makin optimal membantu masyarakat Kota Bengkulu dan sigap menindaklanjuti setiap keluhan yang masuk,” pungkas Kapolda. (Red)











