Dua Jembatan Gantung di Lebong Mulai Dibangun Juni 2026

1 menit baca

Lebong, Satujuang.com– Pasca diterjang banjir bandang akibat luapan Sungai Air Ketahun, Kabupaten Lebong kini tengah fokus pada pemulihan infrastruktur vital.

Sebagai tindak lanjut dari usulan Bupati Lebong, H. Azhari, sebanyak 13 jembatan gantung yang rusak akibat bencana tersebut akan segera direhabilitasi dengan melibatkan Kodim 0409/Rejang Lebong.

Dari total 13 titik perbaikan, dua unit jembatan menjadi prioritas utama dan dijadwalkan mulai dibangun pada Juni 2026.

Lokasi pembangunan tahap awal ini berada di Pelabuhan Talang Leak, Kecamatan Bingin Kuning, serta di Desa Tik Sirong, Kecamatan Topos.

Langkah ini diambil mengingat jembatan gantung merupakan akses vital mobilitas warga, khususnya untuk akses ke lahan pertanian, sekolah, dan pusat ekonomi.

Bupati H. Azhari mengapresiasi respons cepat TNI dalam memfasilitasi koordinasi rehabilitasi. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemda, militer, dan masyarakat adalah kunci pemulihan pasca-bencana.

“Sinergi ini sangat kami hargai. Kembalinya fungsi jembatan bukan sekadar soal infrastruktur, tapi tentang menggerakkan kembali roda perekonomian dan normalisasi aktivitas warga,” ungkap Bupati Azhari.

Pemerintah Kabupaten Lebong berkomitmen mengawal proses ini hingga tuntas, memastikan seluruh jembatan yang terdampak dapat kembali digunakan dengan aman bagi masyarakat. (ficky).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *