Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu melaksanakan evaluasi tahap pertama terhadap progres penggunaan Dana Dekonsentrasi/Tugas Pembantuan (Dekon/TP) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022.
Rapat Koordinasi (Rakor) ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, di Ruang Rapat Rafflesia Kantor Gubernur, Selasa (18/1/22).
Rakor ini dilaksanakan setelah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sudah dibagi pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu.
“Ternyata dari seluruh OPD masih ada yang belum siap yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Hamka usai memimpin Rakor.
Hamka mengatakan, secara keseluruhan sudah clear dan siap jalan, dan ditekankan semua OPD untuk menginput ke SIRUP.
“Baru beberapa OPD yang meminta pejabat pengadaan ke Biro Pembangunan,” sebutnya.
Namun, ia mendorong agar setiap OPD dapat segera mengajukan sehingga setiap prosesnya dapat berjalan dan Bengkulu dapat meraih peringkat minimal 10 besar dalam penyerapan anggaran.
“Kita minta sesegera mungkin, OPD selaku pengelola dana DAK, dana Dekon/TP mengajukan pejabat pengadaannya agar semua proses ini berjalan dengan baik,” ujar Hamka.
“Kemudian, kita juga meminta UKPBJ setelah semuanya lengkap dapat segera diproses, jika memungkinkan, bulan Maret atau April sudah clear semua,” pungkas Hamka. (Mc)











