Program PMT DD Kampung Muara Aman Diduga Belum Berjalan Enam Bulan

2 menit baca

Lebong, Satujuang.com– Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) Kampung Muara Aman, Kecamatan Lebong Utara, diduga belum disalurkan selama enam bulan terakhir. Program yang menyasar balita, ibu hamil, dan kelompok sasaran lainnya itu kini menjadi perhatian warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, sejak Januari hingga Juni 2026 masyarakat mengaku tidak lagi menerima PMT yang biasanya dibagikan melalui kegiatan Posyandu. Padahal, anggaran program tersebut telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.

“Selama enam bulan ini tidak ada pembagian makanan tambahan. Padahal program itu sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Selasa (7/7/26).

Keterangan serupa disampaikan sejumlah kader Posyandu. Mereka mengaku belum memperoleh kepastian terkait pelaksanaan program PMT sehingga pelayanan kepada masyarakat belum berjalan sebagaimana mestinya.

“Untuk periode Januari sampai Juni 2026, setahu saya program PMT memang belum dilaksanakan,” kata salah seorang kader Posyandu berinisial BR.

Hal senada disampaikan kader lainnya berinisial IY. Menurutnya, selama enam bulan terakhir belum ada penyaluran PMT yang bersumber dari Dana Desa.

“Setahu saya selama enam bulan ini belum ada program PMT yang dilaksanakan,” ujarnya.

Sementara itu, kader Posyandu berinisial US mengungkapkan bahwa sekitar April lalu para kader sempat mempertanyakan pelaksanaan program tersebut kepada salah seorang perangkat desa. Saat itu, mereka mendapat penjelasan bahwa anggaran belum tersedia karena Dana Desa belum disalurkan.

“Pernah kami tanyakan kepada salah satu perangkat. Katanya anggarannya belum ada karena Dana Desa belum turun,” ungkapnya.

Berdasarkan infografis APBDes Desa Kampung Muara Aman Tahun Anggaran 2026 yang diperoleh media ini, anggaran penyelenggaraan kegiatan Posyandu mencapai Rp51.280.000. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp18.000.000 dialokasikan untuk belanja Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Hingga berita ini diterbitkan, Pelaksana Kegiatan Anggaran (PKA), Dewi Anggini, belum berhasil dikonfirmasi terkait belum terlaksananya program PMT tersebut.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan yang bersangkutan sedang mengikuti pelatihan atau pembekalan pengurus Koperasi Merah Putih.

Media ini juga masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari Kepala Desa Kampung Muara Aman maupun pihak terkait lainnya mengenai penyebab belum disalurkannya program PMT selama enam bulan terakhir agar informasi yang disampaikan tetap berimbang. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *