Seluma, Satujuang.com – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Talo bergerak taktis mengamankan para pelajar yang terlibat dalam video kekerasan viral guna polisi dalami motif di balik aksi penganiayaan tersebut.
Langkah respons cepat ini diambil korps bhayangkara sesaat setelah video amatir berdurasi 18 detik itu memicu kecaman luas dari kalangan warganet di media sosial.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, peristiwa memprihatinkan tersebut ternyata terjadi di area perkebunan kelapa sawit Desa Air Teras, Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma.
Lokasi yang berada jauh dari keramaian diduga sengaja dipilih para pelajar agar aksi kekerasan terhadap siswi yang bertubuh lebih kecil itu luput dari pengawasan orang dewasa.
Mirisnya, dalam rekaman video amatir tersebut, sejumlah siswa-siswi lain yang berada di lokasi kejadian justru memilih menonton dan mentertawakan penderitaan korban.
Kapolres Seluma AKBP Bonar Ricardo P. Pakpahan melalui Kapolsek Talo Iptu Arif Hidayat membenarkan bahwa seluruh pelajar yang ada di dalam rekaman kini telah berada di mapolsek.
Penyidik Unit Reskrim saat ini tengah melakukan pemeriksaan intensif secara maraton untuk mengurai kronologi runtut serta mencari benang merah penyebab perselisihan.
“Iya benar, saat ini mereka sudah berada di Polsek. Untuk motifnya kami belum mengetahui secara pasti karena masih akan dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan,” ujar Iptu Arif Hidayat, Jumat (12/6/26).
Selain menginterogasi para pelaku, pihak kepolisian juga menjadwalkan pemanggilan terhadap saksi-saksi lapangan serta pihak manajemen sekolah guna memperoleh gambaran perkara yang utuh.
Di sisi lain, Jenawan selaku perwakilan keluarga korban mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendampingi korban RS untuk memberikan kesaksian resmi di hadapan penyidik.
Pihak keluarga juga telah menyerahkan sejumlah alat bukti pendukung kepada polisi agar perkara perundungan yang sudah berulang tiga kali ini segera mendapat kepastian hukum.
“Iya bang, sudah diperiksa langsung tadi, bukti dan keterangan juga sudah kami sampaikan,” tegas Jenawan di hadapan awak media. (Da)











