Satujuang, Kota Bengkulu- Sepuluh Pejabat Pemkot Bengkulu resmi dilantik di Gedung Merah Putih pada Senin (13/4/26) oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi.
Dalam sambutannya, Dedy Wahyudi menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Peristiwa pelantikan hari ini menjadi catatan sejarah dan jangan dianggap ini sebagai formalitas. Camkan betul tanggung jawab dan amanah yang telah diberikan,” tegas Walikota.
Ia juga menyinggung tantangan global yang berdampak pada kebijakan daerah, termasuk dinamika geopolitik yang berimbas pada kondisi fiskal.
“Saya tidak mau kerjanya hanya mengeluh,” ujar Dedy, mengingatkan bahwa semakin tinggi jabatan, semakin besar pula beban dan tanggung jawab yang diemban di lapangan.
Walikota turut menekankan pentingnya kinerja yang terukur dan berbasis hasil, sebab setiap pejabat telah menandatangani pernyataan kinerja yang harus dipertanggungjawabkan.
“Walikota butuh tim yang solid, tegak lurus, dan satu komando,” tambahnya, menekankan pentingnya kinerja nyata dibanding teori semata.
Dedy menjelaskan bahwa birokrasi memiliki sistem evaluasi kinerja berkala, mulai dari tiga bulan, enam bulan, hingga satu tahun.
Selain itu, Dedy Wahyudi menyoroti pentingnya pelayanan publik yang cepat dan responsif terhadap keluhan masyarakat.
“Urusan pelayanan publik dan keluhan masyarakat harus responsif. Ini menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” pungkas Dedy.
Adapun pejabat yang dilantik meliputi:
- Anshar Amin – Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
- Ilham Putra – Dinas Pendidikan (Diknas)
- Toni Hastri Putra – Dinas Perhubungan (Dishub)
- Nina Nurdin – Dinas Pariwisata (Dispar)
- Alex Periyansyah – Asisten I
- Neli Hartati – Dinas Kesehatan (Dinkes)
- Afrayenita – Dinas Sosial (Dinsos)
- Eka Saputra – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)
- Rozi Putra – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin)
- Sri Putri Yani – DPMPTSP
(Red/Rj)











