Hari Pertama Masuk Sekolah, Ratusan Siswa SMPN 5 Seluma Demo Desak Kepsek Dicopot

2 menit baca

Seluma, Satujuang.com – Hari pertama masuk sekolah setelah libur semester di SMP Negeri 5 Seluma langsung diwarnai aksi unjuk rasa.

Ratusan siswa menggelar demonstrasi usai pelaksanaan upacara bendera, Senin (13/7/26).

Aksi spontan yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB ini sempat menghentikan total kegiatan belajar mengajar (KBM) dan menjadi pusat perhatian masyarakat sekitar.

Ratusan pelajar yang didominasi oleh kelas VIII dan IX berkumpul di lapangan upacara sekolah dengan membawa sejumlah spanduk tuntutan.

Mereka secara lantang mendesak agar Kepala SMPN 5 Seluma, Fetry Harneli, segera dicopot atau dipindahkan dari jabatannya saat ini.

Para siswa secara bergantian menyampaikan aspirasi di hadapan para guru dan warga sekolah.

Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera mengambil tindakan atas kondisi yang mereka rasakan selama kepala sekolah tersebut menjabat.

Meskipun menyuarakan protes keras, aksi penyampaian pendapat ini berlangsung aman dan tertib tanpa diwarnai tindakan anarkis.

Sejumlah guru di lokasi terlihat berjaga mengawasi jalannya aksi sembari mengimbau para siswa agar tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan pendapat.

Setelah bertahan sekitar satu setengah jam, cuaca yang semakin terik membuat ratusan siswa akhirnya membubarkan diri dari lapangan.

Mereka memilih berteduh di teras ruang kelas serta di bawah pepohonan di lingkungan sekolah, sebelum akhirnya masuk ke kelas masing-masing untuk melanjutkan KBM.

Peristiwa demonstrasi pelajar ini menambah panjang catatan polemik internal yang terjadi di lingkungan SMPN 5 Seluma.

Sebelum aksi siswa ini pecah, puluhan guru di sekolah tersebut ternyata sudah lebih dulu menyatakan penolakan secara terbuka terhadap sang kepala sekolah.

Persoalan penolakan oleh dewan guru ini bahkan telah dibawa dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Kabupaten Seluma.

Namun, hingga kini kepala sekolah yang bersangkutan terpantau masih tetap menjalankan tugasnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti pihak yang menginisiasi aksi para siswa tersebut.

Pihak SMPN 5 Seluma maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seluma juga belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan. (da)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *