Bengkulu, Satujuang.com – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bersinergi dengan Yakesma menggelar aksi kemanusiaan di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.
Kegiatan yang dikemas dalam program “Ekspedisi Pelindo Enggano Ceria” ini difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, intervensi gizi, serta pemerataan akses pendidikan di wilayah terluar.
Rangkaian ekspedisi ini menyasar berbagai klaster kebutuhan masyarakat, mulai dari penyediaan layanan kesehatan gratis, khitanan massal, pendampingan gizi balita, hingga penyaluran sarana literasi melalui program Rumah Pintar.
Intervensi Kesehatan dan Pencegahan Stunting
Dalam klaster kesehatan, ekspedisi ini menghadirkan program Generasi Sehat berupa pemeriksaan medis gratis bagi para orang tua, yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol.
Selain itu, digelar juga penanganan Khitan Ceria bagi anak-anak di pulau tersebut.
General Manager PT Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian BUMN terhadap masyarakat di wilayah terdepan dan terluar.
“Terima kasih atas ruang dan dukungan yang telah diberikan sehingga program ini dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap program-program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Pulau Enggano,” ujar Dimas.
Tidak berhenti di sana, jalinan kemitraan ini juga meluncurkan program Bengkel Gizi.
Program ini direncanakan berjalan secara berkelanjutan selama tiga bulan ke depan untuk memberikan intervensi pangan, pendampingan, serta pemantauan intensif bagi anak bawah dua tahun (baduta) guna mencegah risiko stunting.
Branch Manager Yakesma Bengkulu, Apra, menambahkan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk menyentuh aspek mendasar yang dibutuhkan warga setempat.
“Kami berharap kegiatan Ekspedisi Pelindo Enggano Ceria ini dapat memberikan manfaat yang nyata dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, sehingga masyarakat Enggano semakin sehat dan ceria,” ungkap Apra.
Bantuan Pendidikan Enam Suku dan Rumah Pintar
Di sektor pendidikan, Pelindo dan Yakesma menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah yang didistribusikan langsung kepada anak-anak dari enam suku asli yang mendiami Pulau Enggano, yakni Suku Kauno, Kaitora, Kahaoa, Kaarubi, Kaharuba, dan Suku Kaamay.
Selain logistik sekolah, ekspedisi ini juga meresmikan program Rumah Pintar Pelosok Negeri di salah satu Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Enggano.
Fasilitas ini dilengkapi dengan bantuan sarana belajar serta ratusan buku bacaan untuk meningkatkan literasi anak-anak sejak dini.
Rafi, salah seorang anak penerima manfaat bantuan Rumah Pintar, mengaku antusias dengan kehadiran buku-buku baru di lingkungannya.
“Saya senang sekali karena sekarang ada banyak buku baru yang bisa dibaca bersama teman-teman. Jadi kami bisa belajar lebih banyak dan tidak bosan. Terima kasih kepada Pelindo dan Yakesma yang sudah memberikan bantuan untuk kami,” kata Rafi.
Apresiasi senada juga datang dari unsur pemerintah kecamatan setempat. Camat Enggano, Yopi, menyatakan bahwa intervensi berskala besar dari instansi vertikal sangat membantu percepatan pembangunan SDM di wilayah kepulauan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pelindo yang telah melaksanakan berbagai kegiatan di Pulau Enggano. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkesinambungan sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” pungkas Yopi. (Satujuang/Red)











