Pastikan Sesuai Dengan Spek, Dedy Wahyudi Tinjau Proyek Pembangunan Tepi Sungai Kota Tuo

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Bengkulu – Wakil Wali Kota Dedy Wahyudi meninjau progress pembangunan tepi sungai Kota Tuo yang berada di Kelurahan Pasar Bengkulu, Kecamatan Sungai Serut, memastikan pembangunan sesuai dengan spek dan waktu yang telah ditentukan, Jum’at (8/01/21).

Wawali didampingi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Firman Romzi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan kawasan Permukiman (Perkim) I Made Ardana dan perwakilan kontraktor PT Adhi Karya

“Hari ini kita meninjau beberapa progress pembangunan di Kota Bengkulu. Salah satunya pembangunan tepi sungai Kota Tuo sebagai Destinasi Wisata baru nantinya. View biasanya ke arah pantai, nah ini nanti akan kearah sungai., kalau dilihat dari desain tiga dimensinya ini bagus sekali,” ujar Dedy.

Berdasarkan informasi dari pihak kontraktor, PT Adhi Karya pembangunan mengalami beberapa kendala dikarenakan ada kapal nelayan yang berada didekat pembangunan. Namun pihak kontaktor masih yakin mampu menyelesaikan proyek sesuai dengan ketentuan.

“Pihak kontraktor masih yakin, tetapi pembangunan masih terkendala karena ada kapal didekat pembangunan. Kalau kapal sudah tidak ada pembangunan kembali dilanjutkan. Karena pembangunan ini tidak boleh melangkah dan harus benar-benar disisipkan satu sama lainnya agar sirip bangunan bisa bersatu. Jadi kalau masih ada kapal ini akan menimbulkan getaran dan agak sedikit susah,” tambah Dedy.

Dijelaskan ole Dedy Wahyudi, bahwa pembangunan tepi sungai Kota Tuo tidak hanya menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tetapi juga mendapat suntikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Selain APBD, ini ada suntikan dari APBN. Makanya pembangunanya kita kawal dari awal dimulai dengan pertemuan oleh masyarakat, kemudian diusulkan ke pusat dan disetujuinya, setelah itu baru dibangun,” tutur Dedy.

Perwakilan PT Adhi Karya selaku kontraktor pelaksana menjelaskan bahwa pembangunan tersebut akan menambah keindahan Kota Bengkulu. Juga menjelaskan bahwa tidak ada kendala yang besar, hanya saja permasalahan ada karena keberadaan kapal disekitar lokasi pembangunan saja.

“Pembangunan ini untuk keindahan di tepi sungai dan tentunya menambah keindahan Kota Bengkulu. Untuk saat ini tidak ada kendala yang begitu besar, hanya permasalahan terkait keberadaan kapal. Pemasangan turap kurang lebih sepanjang 270 meter dan saat ini telah dipasang sepanjang 40 meter,” ujar Ujang selaku perwakilan kontraktor PT Adhi Karya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *