Bengkulu – Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Tadariis UIN Fatmawati Sukarno (UIN FAS) Bengkulu melaksanakan kegiatan Seminar Nasional di Gedung Aula Djamaan Nur Pascasarjana, Sabtu (27/8/22).
Seminar yang mengusung tema “Revalitas Sinergitas Mahasiswa dalam Membangun Keteladanan Pendidikan Agama Islam untuk Indonesia Cerdas dan Berdaulat” ini diikuti oleh 200 Calon Mahasiswa Baru tahun 2022.
Selain Seminar Nasional, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan Prodi Pendidikan Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah punya banyak kegiatan Prodi salah satunya Seminar Nasional.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum PAI Indonesia sekaligus Ketua Prodi PAI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Hadir juga Narasumber Seminar Nasional dari. Eva Latifa, M.S.I, Wakil Rektor II UIN FAS Bengkulu Prof. dari. Zubaedi, M.Ag, M.Pd, Koordinator Wilayah Pengurus pusat PAI Indonesia sekaligus Sekretaris Jurusan Tarbiyah dan Tadariis UIN FAS Bengkulu.
Kemudian Narasumber Seminar Nasional Adi Saputra, M.Pd, Koordinator Prodi PAI UIN FAS Bengkulu Hengki Sutriosno, M.Pd, Presiden Mahasiswa (PRESMA) UIN FAS Bengkulu Katronaldo Pratama.
Sebagai Wakil Rektor II, Zubaedi memaparkan bahwa, kegiatan Seminar Nasional ini sangat penting untuk calon mahasiswa baru Prodi Pendidikan Agama Islam sebelum resmi menjadi mahasiswa nantinya.
Menurutnya kegiatan ini juga sebagai pintu gerbang pertama calon mahasiswa baru untuk melanjutkan jenjang Pendidikan Agama Islam kedepan.
“Sesuai dengan tema yang diangkat oleh panitia, ada teladan dan sinergitas. Saya kira sinergitas itu bisa dikatakan saling berbagi atau sharring pengalaman dengan prodi lainnya. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi calon mahasiswa baru Prodi Pendidikan Agama Islam UIN FAS Bengkulu ini. Selain potensi sosial kita juga harus punya potensi teladan,” terang Warek II.
Warek II juga mengimbau kepada calon mahasiswa baru harus mampu mengasah potensi seperti, mengikuti kegiatan kampus dan tergabung di organisasi prodi.
“Misalnya sanggar, silat, HMPS, HMJ, mengikuti kegiatan islam, Tahsin Tahfiz yang nantinya bisa mendorong mahasiswa menjadi Qori dan Qoriah,” ujarnya.
Lajut Warek II, dengan demikian jika calon mahasiswa baru punya kompetensi tinggi misal lulus test TOEFL, TOAFL dan ILTS juga punya SKPI sehingga nantinya bisa melanjutkan Perguruan Tinggi di luar Negeri.
Sementara itu Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadariis Mus Mulyadi menambahkan bahwa kegiatan Seminar Nasional ini tentunya berkaitan dengan media pembelajaran PAI Salah satunya tentang keteladanan.
Menurutnya, Ini penting bagi calon mahasiswa baru untuk memulai mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam seperti yang diterapkan Rasulullah SAW.
”Kami sebagai pimpinan Fakultas Tarbiyah mendukung Seminar Nasional ini. Apalagi ini kegiatan perdana untuk calon mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam. Nantinya kegiatan ini erkaitan dengan tingkah laku yang bisa diterapkan keteladannya akan aktif menjalani aktivitas perkuliahan,” ujar Tadariis. (red)











