Mahasiswa Pulau Sumbawa Geruduk Kementerian ESDM Jakarta

Koalisi Mahasiswa Pulau Sumbawa Jakarta melakukan aksi demonstrasi didepan kantor kementerian ESDM di Jakarta

Jakarta – Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Pulau Sumbawa Jakarta melakukan aksi demonstrasi di depan kantor kementerian ESDM di Jakarta.

Aksi ini guna merespon problem lingkungan hidup yang ditejadi di kabupaten Dompu NTB yang di duga diakibatkan oleh salah satu perusahaan yang beroperasi di bidang pertambangan, Jumat (4/3/22).

Diketahui, pertambangan yang dilakukan oleh PT Sumbawa Timur Mining (STM) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Dompu NTB, sekarang sedang disoroti oleh Pemerintahan setempat dan masyarakat sekitar tambang.

Dikarenakan ada beberapa dampak terhadap lingkungan hidup yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Seperti banjir ketika musim hujan dan kekurangan air karena pengeboran yg mengambil air dari sungai dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Tanggapan Positif Petani Tamansari Adanya Program TMMD

Aksi ini dikomandoi oleh Samsul Patria, Ketua Umum Koalisi Mahasiswa Pulau Sumbawa Jakarta.

“Kami sampaikan dengan tegas, PT Sumbawa Timur Mining (STM) harus lebih memperhatikan hal-hal yg bisa berdampak fatal terhadap keberlangsungan hidup masyarakat,” ujar Samsul.

“Sebagaimana termaktup dalam Pasal 36 ayat (1) Undang Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH),” lanjutnya.

Samsul berujar, dari awal beroperasi (2009) sampai saat ini (2022) PT STM belum pernah melakukan sosialisasi dan transparansi terhadap masyarakat mengenai Luas wilayah operasi PT tersebut.

“Hal ini tentunya membuat masyarakat berspekulasi buruk terhadap Perusahaan ini,” ungkap Samsul saat di konfirmasi oleh awak media di lokasi unjuk rasa.

Baca Juga :  Dari 237 Siswa, 137 Dinyatakan Layak Ikut Vaksinasi

Dirinya juga mengungkapkan, terkait perusahaan yang sudah lama melakukan eksplorasi dan sebentar lagi akan melakukan eksploitasi, PT STM seharusnya sudah mulai bersosialisasi dan terbuka soal Dana CSR.

Corporate Social Responsibility (CSR) adalah aktivitas bisnis, dimana perusahaan bertanggung jawab secara sosial kepada pemangku kepentingan dan masyarakat luas sebagai bentuk perhatiannya.

“Perhatian ini seperti meningkatkan kesejahteraan dan berdampak positif bagi lingkungan sebagaimana perintah Pasal 74 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang PT,” ujarnya.

Pertambangan merupakan salah satu usaha yang memang sangat menjanjikan untuk kemajuan suatu Daerah ketika dilakukan sesuai dengan mekanisme yang sudah diatur Negara.

Baca Juga :  Presiden : Aparat Harus Tegas dan Santun

Dan akan sangat mengerikan ketika tidak memperhatikan keberlangsungan hidup masyarakat sekitar.

“PT STM Masih dalam tahap eksplorasi saja sudah menimbulkan berbagai gejolak di tengah masyarakat dan dampak buruk terhadap lingkungan. Bagaimana kalau sudah sampai tahap Eksploitasi,” jelas Samsul.

Samsul mengatakan, Koalisi Mahasiswa Pulau Sumbawa akan terus melakukan aksi demonstrasi mendesak Kementerian ESDM agar mencabut Izin Usaha Pertambangan dari PT STM.

“Kami tentunya akan menggalang teman – teman Mahasiswa asal NTB agar berpartisipasi untuk melawan PT STM ini,” tutupnya. (Fitra satuJuang)