Satujuang, Bengkulu– Keberangkatan rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu ke Yogyakarta untuk mengikuti agenda nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025 menuai beragam reaksi.
Namun Ketua LSM Gemawasbi Bengkulu, Jevie Sartika SH, meminta publik untuk tidak buru-buru menarik kesimpulan negatif.
Menurutnya, kegiatan JKPI merupakan ajang strategis yang bisa mendongkrak citra pariwisata dan budaya Kota Bengkulu di tingkat nasional.
“Jangan langsung berpikir negatif. Ini justru bagian dari strategi promosi yang dibutuhkan daerah seperti Kota Bengkulu yang tidak punya sumber daya alam unggulan seperti tambang atau perkebunan besar,” kata Jevie, Rabu (6/8/25).
Ia menilai langkah Pemkot Bengkulu mengirim delegasi ke JKPI sudah sejalan dengan visi membangun sektor pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
“Justru kalau tidak ikut, kita kehilangan panggung nasional. Ini bukan sekadar jalan-jalan, tapi misi strategis yang menyasar peningkatan PAD lewat sektor wisata dan budaya,” ujarnya.
Jevie juga menekankan pentingnya memahami konteks anggaran. Menurutnya, kegiatan semacam ini biasanya sudah masuk dalam rencana kerja dan anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Setahu saya, dana keberangkatan diambil dari pos masing-masing OPD, bukan dari pos anggaran mendadak atau hibah. Jadi menurut saya tidak ada yang dilanggar,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk lebih objektif dan mendukung program-program positif Pemkot, khususnya yang menyasar peningkatan ekonomi kreatif dan pariwisata lokal.
“Kalau pariwisata maju, UMKM bergerak, ekonomi rakyat ikut tumbuh. Jangan sampai karena framing negatif, kita jadi menutup peluang promosi yang seharusnya dimanfaatkan,” tegas Jevie.
Sebagaimana diketahui, Pemkot Bengkulu mengirim 20 orang delegasi ke JKPI 2025. Jumlah ini disebut jauh lebih kecil dibanding kota-kota lain yang mengirim hingga 50 bahkan 100 orang peserta.
Berikut deretan pejabat Pemkot Bengkulu yang ikut berangkat:
- dari Eko Agusrianto M.Si (Asisten Pemerkesra),
- I Made Ardana ST MT (Plt Asisten Administrasi Umum),
- Ir Eka Rika Rino MM (Inspektur Daerah Kota),
- Saipul S.Sos (Sekwan Kota),
- Drs Bujang HR MM (Kadis Perindag),
- Drs Eddyson (Kadis Koperasi dan UKM),
- Gitagama Raniputera SE MM (Kadis Kominfotik),
- Yudi Susanda S.Stp M.Si (Kepala BPKAD),
- Medy Pebriansyah S.Stp M.Si (Kepala Bapenda),
- Noprisman ST M.Si (Kadis PUPR),
- Sutapa S.Pd M.Pd (Kadispora),
- dari Nurlia Dewi SH MH (Keplala Bapenda),
- Joni Haryadi Thabrani SKM MM (Kadinkes),
- Hj Nina Nurdin S.Sos M.Si (Plt Kadis Pariwisata),
- Ilham Putra SH (Plt Disdik),
- Sri Putri Yani SH MM (Plt Kepala DPMPTSP),
- Toni Hastri Putra ST (Plt Kabag Umum),
- Fauzi Indaria Rehandaria S.Stp (Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi)
(Red)











