Investasi Tambang Emas ESDMu di Seluma Prioritaskan Pembangunan Lokal

Satujuang, Seluma-Rencana operasi tambang emas PT Energi Swa Dinamika Muda (ESDMu) di Kabupaten Seluma kini memasuki tahap pematangan program. Perusahaan ini menawarkan pendekatan baru dalam investasi pertambangan.

“Kami ingin tambang ini menjadi ruang belajar dan bekerja bagi generasi muda Bengkulu. Mereka tidak hanya menggali emas, tapi menggali masa depan,” ungkap perwakilan manajemen ESDMu pada Kamis (16/10/25).

PT ESDMu menargetkan penciptaan seribu lapangan kerja baru di kawasan tambang. Fokus utamanya adalah tenaga kerja lokal, terutama bagi pemuda Bengkulu.

Mereka akan dibekali kemampuan teknis melalui kerja sama pendidikan vokasi. Ini terjalin dengan Universitas Bengkulu dan Universitas Sriwijaya.

Jalur pendidikan D1 hingga sarjana dibuka untuk bidang vital seperti pertambangan dan geologi. Teknik mesin, sipil, serta metalurgi juga termasuk di dalamnya.

Selain pendidikan, PT ESDMu menyiapkan ekosistem ekonomi baru. Ini langsung melibatkan masyarakat sekitar area operasi.

Perusahaan membuka peluang bagi petani dan peternak lokal menjadi pemasok bahan pangan. Mereka akan memenuhi kebutuhan lebih dari seribu pekerja.

Koperasi ibu-ibu lingkar tambang juga akan dibentuk sebagai mitra resmi. Mereka akan menyediakan makanan bagi karyawan perusahaan.

“Kami ingin menciptakan ekonomi yang tumbuh dari dapur rakyat, bukan dari sumbangan,” tegas pihak manajemen.

Dalam dokumen resmi, PT ESDMu memastikan seluruh operasional terpusat di Kabupaten Seluma. Ini komitmen agar pendapatan daerah kembali ke wilayah penghasil.

Perusahaan juga merencanakan pembangunan kompleks perkantoran dan perumahan karyawan. Gudang logistik, sekolah, rumah ibadah, serta fasilitas kesehatan akan dibangun di Seluma.

“Tambang ini milik bumi Seluma, dan manfaatnya akan dikembalikan untuk Seluma. Pajak, kerja, dan teknologi harus berputar di daerah, bukan di luar,” imbuhnya.

Pendekatan PT ESDMu menempatkan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi sebagai prioritas utama. Kehadiran mereka di Bengkulu dinilai sebagai model investasi berkelanjutan.

Perusahaan tidak ingin dikenal hanya sebagai penggali bumi. Mereka bertekad membangun kehidupan masyarakat sekitar, bukan sekadar mineral.

“Filosofi kami sederhana, kami tidak ingin dikenal sebagai perusahaan yang datang untuk menggali bumi, tetapi perusahaan yang datang untuk membangun kehidupan,” tutup pernyataan resmi PT ESDMu. (Red)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *