ESDMu Fokus Hilirisasi Tambang Seluma, Jadi Pusat Ekonomi Baru Bengkulu

Satujuang, Seluma- PT Energi Swa Dinamika Muda (ESDMu) berkomitmen penuh. Perusahaan ini menjadikan Kabupaten Seluma pusat operasional dan ekonomi baru, mendukung hilirisasi tambang.

“Kami ingin manfaat tambang benar-benar kembali ke daerah penghasil,” ujar perwakilan manajemen PT Energi Swa Dinamika Muda (ESDMu) dalam keterangan tertulis, Jumat (17/10/25).

Mereka menegaskan bahwa pajak, retribusi, serta aktivitas ekonomi harus sepenuhnya berputar di Seluma. Hal ini krusial agar tidak mengalir ke luar provinsi.

Seluruh kegiatan administrasi, perkantoran, dan fasilitas pengolahan akan dibangun di Seluma. Ini memastikan pendapatan daerah menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Seluma.

Dalam rencana awal, kompleks perkantoran, perumahan karyawan, dan gudang logistik disiapkan. Lokasinya strategis, tetapi tetap dalam administrasi Kabupaten Seluma.

Fasilitas ini juga menampung unit pengolahan bahan mentah mineral. Seluruh proses produksi, dari penambangan hingga pengolahan, akan dilakukan di wilayah Bengkulu.

PT ESDMu membuka kesempatan luas bagi tenaga kerja lokal. Posisi operator hingga manajerial tersedia untuk putra-putri daerah.

“Kami percaya SDM lokal Bengkulu punya kemampuan luar biasa,” ungkap perwakilan manajemen.

Dengan pelatihan yang tepat, mereka diyakini mampu menjadi tulang punggung industri tambang modern. Perusahaan menargetkan kaderisasi manajemen dari daerah.

Program ini diperkuat kerja sama pendidikan vokasi dengan Universitas Bengkulu, Universitas Sriwijaya, ITB, UGM, dan ITS. Fokusnya pada pengembangan teknologi mineral dan sistem industri pengolahan.

Kebijakan PT ESDMu menempatkan pusat pengolahan di daerah sejalan amanat Undang-Undang Minerba. Pentingnya pengolahan industri dan keadilan bagi daerah penghasil ditekankan.

Langkah ESDMu diyakini memberi efek berantai bagi perekonomian lokal. Ini memicu permintaan di berbagai sektor pendukung seperti konstruksi, transportasi, dan jasa logistik.

Peningkatan transaksi lokal mendorong perputaran uang di daerah. Seluma akan semakin kuat sebagai kabupaten penghasil sekaligus pengelola tambang.

“Investasi ini bukan sekadar proyek, tapi tonggak bagi kemandirian ekonomi Bengkulu,” kata pihak ESDMu menutup pernyataannya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. ORANG SELUMA DG ADANYA TAMBANG EMAS, IBARAT PUNYA MOBIL, GAK BISA MENGGUNAKANYA. UNTUNGRUGINYA ,MASYARAKAT PASTI UNTUNG. JALAN AKAN DIBANGUN SAMPAI KE DUSU,PLOSOK, BISA DIGUNAKAN MASYARAKAT, PENDIDIKAN PASTI BERKWALITAS, KEBUTUHAN MAKAN, MINUM,TRANPOT,TENAGA KERJA BISA DIMANFAATKAN. APALAGI CSR BANYAK SEKALI. PENGALAMAN PASIR BESI, KITA RIUT ,TAPI PROGRAMMEREKAJALAN TERUS MELALUI TEKHNOLOGI ISAPITENGAH LAUT, KITA HANYADENGAR SAJA, CARI INVESTORYG BANYAK DANA ,TEKNOLOGI, NGGAK GAMPAG. KALAU SELUMA MENOLAK , INVESTOR AKAN MELALUI SUMATERA SELATAN. PERJUANGAN WARGA BENGKULU DI JKT MELOBY INVESTOR SANGAT PANJANG. MARI KITA BERPIKIR LOGIS,DAN KONSTRUKTIP,DAN KALKULASI YG MENDTIL. WARGA SELUMA YG PUNYA WILAYAH DAN MENDAPATKAN MANFAAT.