APBD-P Provinsi Bengkulu 2025 Turun, RSUD M Yunus Dipaksa Naikkan PAD Rp 10 Miliar

1 menit baca

Satujuang, Bengkulu – APBD-P Provinsi Bengkulu 2025 resmi turun Rp 113 miliar, namun DPRD Provinsi Bengkulu bersama pemerintah daerah justru menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari RSUD M Yunus sebesar Rp 10 miliar.

Langkah ini tentunya akan menambah beban rumah sakit daerah di tengah kondisi pelayanan kesehatan yang masih penuh tantangan.

Dalam laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bengkulu yang dibacakan oleh Edwar Samsi, disebutkan pendapatan daerah yang semula Rp 3,135 triliun direvisi menjadi Rp 3,021 triliun.

Begitu juga belanja daerah yang dikurangi dari Rp 3,212 triliun menjadi Rp 3,142 triliun.

Namun di sisi lain, target PAD RSUD M Yunus dinaikkan dari Rp 160 miliar menjadi Rp 170 miliar dalam APBD-P 2025.

Keputusan ini berdasar surat dari Kepala Badan Pendapatan Daerah yang meminta revisi target pendapatan.

“Penyesuaian ini sesuai mekanisme dan ketentuan. Harapannya, optimalisasi PAD di sektor kesehatan bisa lebih maksimal,” kata Edwar Samsi dalam rapat paripurna, Selasa (23/9/25).

Banggar juga memberikan catatan agar pemerintah daerah serius menggali potensi PAD di berbagai sektor, bukan hanya menumpukan harapan pada RSUD M Yunus.

Untuk tahun 2026, belanja daerah diminta lebih tepat sasaran sehingga tidak sekadar menjadi angka dalam dokumen anggaran. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *