Senam Tera DT V Nusantara, STI Kota Blitar Standarkan Gerakan Peraga

2 menit baca

Blitar, Satujuang.com – Ketua Senam Tera Indonesia (STI) Kota Blitar, Heru Santoso, menggelar sosialisasi senam tera DT V Nusantara bagi 68 peserta di Gedung Graha Bakti, Kelurahan Kepanjenlor, Minggu (4/10/26).

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyamakan persepsi dan standar teknis gerakan para peraga senam dari tingkat pusat hingga daerah.

Heru menegaskan bahwa seorang peraga di depan barisan tidak hanya dituntut menguasai gerakan, melainkan wajib lulus jenjang pendidikan dan pelatihan (diklat) resmi organisasi.

“Kadang ada yang merasa sudah pintar senam karena gerakannya bagus. Tetapi kalau belum mengikuti sosialisasi atau diklat, kemudian menjadi peraga di depan, bisa saja gerakannya tidak sesuai,” jelas Heru.

Ia meminta seluruh ketua sasana dan koordinator mematuhi aturan AD/ART dengan mengirimkan instruktur yang telah mengantongi kualifikasi Diklat Pratama, Madya, hingga jenjang DT V Nusantara.

Sosialisasi di tingkat kota ini merupakan tindak lanjut dari agenda nasional di Malang yang sebelumnya diwakili oleh tiga utusan Kota Blitar, yakni Darini, Siti Wakiah, dan Sri Wahyuti.

Di samping pemantapan kualitas teknis, Heru mengapresiasi antusiasme para peserta lanjut usia (lansia) yang konsisten menjaga kebugaran fisik.

“Walaupun usia sebagian peserta sudah tidak muda lagi, semangatnya tetap luar biasa. Jangan sampai orang yang sudah lansia kemudian dianggap tidak berguna,” ujarnya.

Perkembangan STI di Kota Blitar tercatat cukup pesat dengan jumlah anggota terdaftar pemilik Kartu Tanda Anggota (KTA) kini mencapai 1.995 orang.

Capaian tersebut menempatkan Kota Blitar sebagai salah satu daerah dengan basis anggota STI terbanyak di Jawa Timur.

Sekaligus menjadi pijakan pengurus untuk terus memperluas jangkauan pembinaan masyarakat. (Herlina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *