Bengkulu, Satujuang.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Bank Indonesia (BI) menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Bengkulu, Rabu (19/8/26).
Kegiatan strategis yang berlangsung di Ruang Rapat Besar Kantor Perwakilan BI Provinsi Bengkulu tersebut mempertemukan jajaran pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan daerah.
Pertemuan lintas sektor ini digelar guna memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok masyarakat sekaligus mendorong percepatan transformasi digital di seluruh wilayah Bengkulu.
Staf Ahli Gubernur Bengkulu Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Zahirman Aidi, hadir mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menekankan pentingnya komitmen bersama.
Zahirman menyampaikan bahwa langkah pengendalian inflasi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan koordinasi secara konsisten.
“Pengendalian inflasi harus dilakukan secara bersama dan berkelanjutan, sehingga kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang terjangkau,” ujar Zahirman Aidi.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menyoroti peran krusial integrasi antara program TPID dan TP2DD bagi ketahanan ekonomi daerah.
“Sinergi TPID dan TP2DD menjadi kunci untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat ekosistem digitalisasi daerah,” kata Wahyu Yuwana Hidayat.
Selain merumuskan antisipasi terhadap potensi tekanan inflasi, rapat koordinasi ini menyepakati langkah taktis untuk menjamin kelancaran rantai distribusi serta kepastian stok komoditas pangan di pasaran.
Di sektor digitalisasi, TP2DD mendorong perluasan penggunaan transaksi non-tunai demi memperkuat ekosistem pembayaran digital pada pelayanan publik dan sistem keuangan pemerintah daerah.
Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, sinergi antarinstansi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi, memangkas birokrasi, serta menjaga daya beli masyarakat di Provinsi Bengkulu. (Rls)












