UPTD Taman Budaya Bengkulu Semarakkan Tahun 2024 dengan 21 Kegiatan Budaya

2 menit baca

Satujuang– UPTD Taman Budaya Bengkulu tahun ini gencar menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya untuk menyemarakkan tahun 2024. Sebanyak 21 kegiatan telah disiapkan, dengan 9 di antaranya telah sukses dilaksanakan. Sisanya, tinggal menunggu jadwal pelaksanaan.

Kepala UPTD Taman Budaya Bengkulu, Bambang Erawan, mengungkapkan bahwa kegiatan-kegiatan ini merupakan upaya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya daerah Bengkulu, serta untuk memberikan wadah bagi para seniman dan budayawan untuk berkarya dan menunjukkan bakat mereka.

“Melalui berbagai kegiatan budaya ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan mencintai budaya Bengkulu yang kaya dan beragam,” jelas Bambang ketika diwawancarai, Senin (22/7/24).

Berbagai kegiatan budaya yang telah dilaksanakan antara lain:

  1. Festival Pakaian Adat Penganten Tradisional dari Kabupaten/Kota,
  2. Lomba Seni Tari Tabot Kreasi Baru Tingkat Umum,
  3. Lomba Nasyid Islami Tingkat Umum,
  4. Lomba Tari Kipas Kreasi Baru Tingkat Umum,
  5. Workshop Seni Musik,
  6. Pameran Seni Kerajinan Anyaman,
  7. Pergelaran Musik Dol Tingkat Sanggar,
  8. Pergelaran Kolaborasi Sanggar Seni Musik dan Tari Se Kota Bengkulu, dan
  9. Pendokumentasian Karya Budaya (Alat Musik Dol).

Selain itu, masih ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, seperti:

  1. Lomba Musik Dol Tingkat Umum,
  2. Lomba Vocal Gruop Lagu Daerah TK SLTA Sederajat,
  3. Lomba Fashion Show Batik Besurek TK SLTP Sederajat,
  4. Lomba Lukis Tingkat SD Sederajat,
  5. Lomba Kreativitas Musik Tradisional Tingkat Umum,
  6. Lomba Seni Daur Ulang Tingkat Umum,
  7. Lomba Tari Kreasi Nusantara Tingkat SD Sederajat,
  8. Lomba Seni Teater Tingkat Umum,
  9. Lomba Cipta Puisi TK SLTA Sederajat,
  10. Workshop Seni Rupa,
  11. Pameran Lukisan Hasil Lomba, dan
  12. Pergelaran Seni Monolog Tingkat Umum.

Bambang berharap dengan banyaknya kegiatan budaya yang diadakan, masyarakat Bengkulu akan semakin tergugah untuk mempelajari dan melestarikan budaya daerahnya.

“Mari kita jaga dan lestarikan budaya Bengkulu, warisan leluhur yang harus dijaga dan diturunkan kepada generasi penerus,” ajak Bambang. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *