Tepis Isu Pembengkakan Anggaran KONI, Teuku Zulkarnain Buka Data: Kita Transparan Soal Anggaran

2 menit baca

Bengkulu, Satujuang.com – Ketua KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menepis tuduhan penyimpangan terkait alokasi anggaran KONI yang diisukan membengkak hingga Rp5 miliar sejak dirinya memimpin.

Teuku yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu menyayangkan munculnya tudingan liar dari pihak-pihak yang tidak melakukan konfirmasi serta tidak memahami mekanisme penganggaran APBD.

Ia menjelaskan bahwa ploting anggaran sebesar Rp5 miliar untuk tahun 2026 merupakan usulan pengurus KONI periode sebelumnya yang telah dibahas dalam APBD pada Agustus 2025, sebelum dirinya resmi menjabat pada akhir 2025.

“Nah inilah yang kadang-kadang tidak konfirmasi. Kalau konfirmasi maka akan terbuka. Saya baru duduk di akhir tahun 2025, anggaran 2026 itu sudah diajukan saat saya belum jadi Ketua KONI,” tegas Teuku, Senin (14/9/26).

Teuku menambahkan, angka Rp5 miliar tersebut bukanlah kenaikan baru, melainkan melanjutkan besaran anggaran yang sudah berjalan sejak periode kepemimpinan sebelum dirinya.

Di tahun 2025, anggaran juga sudah Rp5 miliar dimana anggaran ini hasil pengajuan di tahun 2024 oleh pengurus sebelumnya.

Ia juga mengungkapkan, di masa gubernur terdahulu meski hibah murni KONI hanya berkisar Rp600 juta, namun nilainya jika diakumulasikan juga mencapai Rp5 miliar, sebab banyak Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dewan yang dialokasikan ke KONI saat itu.

Anggaran tersebut difungsikan untuk membiayai operasional cabang olahraga hingga agenda penting daerah, termasuk keberangkatan kontingen pada ajang PON Bela Diri.

“Anggaran Rp5 miliar itu pengajuan dari periode sebelumnya. Di KONI itu banyak sekali pokok-pokok pikiran dewan dulu, sehingga anggarannya segitu juga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Teuku justru menilai alokasi Rp5 miliar untuk KONI Bengkulu tergolong masih minim jika dibandingkan dengan kebutuhan untuk menopang kebutuhan semua cabang olahraga di provinsi Bengkulu.

Ia menerangkan, untuk di Sumatera anggaran KONI Provinsi Bengkulu tergolong masih kecil jika dibanding dengan provinsi tetangga seperti Sumatra Barat maupun Lampung.

“Kalau kita memang mau menggapai prestasi lewat bidang olahraga di PON berikutnya, butuh anggaran yang cukup besar. Dibanding provinsi tetangga seperti Sumbar atau Lampung, anggaran kita ini sebenarnya kecil,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *