Desakan KPK Tuntaskan Dugaan Korupsi Pemkot Bengkulu Masuk Daftar Tuntutan

2 menit baca

Bengkulu, Satujuang.com – Desakan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menjadi salah satu poin dalam aksi unjuk rasa Aliansi Bengkulu Mengingat di depan Gedung DPRD Provinsi Bengkulu, Jumat (4/9/26).

Ratusan massa aksi yang terdiri dari gabungan mahasiswa dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) meminta KPK bekerja secara transparan, profesional, dan tanpa pandang bulu terhadap jabatan maupun kedekatan dengan kekuasaan.

Massa mendesak lembaga antirasuah tersebut segera menetapkan tersangka apabila dalam proses penyidikan telah mengantongi sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah.

Selain itu, mereka meminta KPK secara berkala menyampaikan perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi Pemkot Bengkulu kepada publik.

Tuntutan penuntasan kasus korupsi ini masuk dalam 11 poin pernyataan sikap yang disuarakan aliansi saat mendatangi gedung wakil rakyat.

Aksi ini diikuti elemen mahasiswa dari UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Universitas Hazairin (Unihaz), Universitas Dehasen (Unived), dan Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).

Sejumlah organisasi kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) juga turut bergabung di lapangan.

Selain isu korupsi Pemkot Bengkulu, massa membawa tuntutan lain seperti percepatan RUU Perampasan Aset, penghentian kriminalisasi masyarakat sipil dan konflik agraria, hingga pemulihan lingkungan.

Mereka juga menyoroti penanganan abrasi kritis di Desa Pondok Kelapa Bengkulu Tengah, kejelasan Koperasi Merah Putih, serta penataan ketersediaan dan distribusi BBM di wilayah Bengkulu.

Di lokasi kejadian, pengamanan ketat dilakukan aparat kepolisian dengan menyiagakan personel serta kendaraan taktis seperti water cannon guna mengawal jalannya unjuk rasa agar tetap tertib. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *