Sorgum Jadi Alternatif Ketahanan Pangan, Ditjen TP Kunjungi Desa Beber Cirebon

2 menit baca

Satujuang, Cirebon – Direktorat Jenderal Tanaman Pangan (Ditjen TP) Kementerian Pertanian RI mengintensifkan pengembangan sorgum di Kabupaten Cirebon lewat kunjungan perwakilan institusi tersebut ke Desa Beber pada Rabu (10/9/25).

Delegasi Ditjen TP yang hadir dipimpin Wildan Yusuf dan Agus Arifin, didampingi Kepala Desa Beber, yang akrab dipanggil Kuwu Momon serta tenaga ahli Ir. Khaerudin.

Dalam pertemuan dengan anggota kelompok tani Sorgum Silihwangi, Ditjen TP menegaskan komitmennya mendorong sorgum sebagai alternatif serealia yang berpotensi memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain padi dan jagung, sorgum dipandang memiliki keunggulan sebagai bahan pangan, pakan, dan sumber energi yang cocok dikembangkan di sejumlah wilayah.

Wildan Yusuf menyatakan pemerintah akan memfasilitasi kebutuhan teknis bagi petani sorgum, terutama ketersediaan benih unggul.

“Potensi sorgum sangat besar untuk pangan, pakan, dan energi dan kami ingin petani Cirebon menjadi pelopor pengembangannya,” ujar Wildan.

Kesepakatan konkret tercapai antara Ditjen TP dan kelompok tani; langkah awal difokuskan pada distribusi benih unggul agar produktivitas dan keberlanjutan budidaya dapat cepat ditingkatkan.

Agus Arifin menambahkan bahwa program ini juga diarahkan membuka akses pasar baru sehingga nilai ekonomi sorgum meningkat dan berdampak pada kesejahteraan petani.

Kelompok tani Sorgum Silihwangi menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk memperluas areal tanam serta mengadopsi praktik budidaya yang lebih baik.

Kunjungan ini dianggap sebagai momentum penguatan sinergi antara pemerintah dan petani untuk mengoptimalkan potensi sorgum di Cirebon, dengan harapan sorgum akan tumbuh menjadi komoditas unggulan yang turut mendukung ketahanan pangan lokal dan nasional. (Ramadhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *