Satujuang- Polres Metro Jakarta Barat bersama Forkopimko Jakarta Barat menggelar simulasi sistem pengamanan kota (sispamkota) pada Jumat (9/8/24) di lapangan hijau Polres Metro Jakarta Barat.
Simulasi ini bertujuan untuk mempersiapkan pengamanan Pilkada 2024 dan mengantisipasi situasi kontinjensi yang mungkin terjadi selama pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024.
Dalam simulasi, diperagakan berbagai skenario mulai dari pemungutan suara hingga penghitungan suara.
Awalnya, situasi tampak aman dan kondusif. Namun, ketegangan muncul ketika salah satu pendukung pasangan calon tidak puas dengan hasil penghitungan suara.
Sejumlah massa kemudian melakukan aksi unjuk rasa yang anarkis di depan Kantor KPU.
Polisi dan TNI dari Polres Metro Jakarta Barat serta Kodim 0503 Jakarta Barat segera turun tangan untuk meredam kericuhan.
Tindakan mereka meliputi pembubaran massa secara bertahap dan penggunaan peralatan pengendalian kerusuhan untuk menghindari konfrontasi lebih lanjut.
Kabag Ops Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Randi Ariana, menyampaikan bahwa simulasi ini penting untuk memastikan kesiapan aparat dalam menghadapi berbagai kemungkinan selama Pilkada.
“Simulasi ini bertujuan untuk melihat kesiapan dan koordinasi tim dalam menghadapi situasi darurat serta memastikan langkah-langkah pengamanan dapat dilaksanakan secara efektif,” ujar Randi Ariana saat dikonfirmasi.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum selama proses pemilihan.
Randi menambahkan dalam penerjunan personel nanti nya kami akan melihat dari perkembangan situasi dilapangan.