Ngaku Jadi Korban Begal di Kawasan STQ Kota Bengkulu, Pemuda Ini Ditangkap

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Kota Bengkulu – Pengakuan Agung Saputra (22) menjadi korban begal di Kawasan STQ Kota Bengkulu beberapa saat yang lalu ternyata palsu.

Agung mengaku menjadi korban percobaan pencurian dengan kekerasan (curas) saat melintas di Jalan Raden Fatah depan gerbang STQ kelurahan Pagar Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu tersebut.

Bahkan Ia mengaku mengalami beberapa luka bacokan dari aksi curas yang dia laporkan itu.

Bersama keluarga dirinya melaporkan kejadian ke pihak Polsek Selebar.

Kebohongan Agung akhirnya terungkap dari hasil penyelidikan pihak Polsek Selebar.

Usut punya usut, luka bacokan Agung Ia dapatkan saat melakukan pencurian disalah satu warung di kawasan pantai panjang.

Ia ketahuan pemilik warung saat beraksi, kemudian kocar-kacir hingga mengalami luka bacok.

Seperti dikutip dari rakyatbengkulu.disway.id, hal ini diungkapkan Kapolsek Selebar AKP M Syahir Fuad pada Jumat (19/8/22).

“Berdasarkan penyelidikan, dari keterangan yang digali serta hasil pra rekon di dapatkan kejanggalan dari peristiwa tersebut,” terangnya.

Ia menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Ratu Agung.

Saat ini, Agung telah diserahkan ke Polsek Ratu Agung untuk diproses hukum atas tindak pidana Curat yang dilakukannya di wilayah hukum Polsek Ratu Agung.

Pihak Polsek Selebar akan memproses laporan palsu, yang dilayangkan ke pihak Polsek Selebar tersebut.

Disebutkan juga, dampak dari pengakuan dan laporan palsu Agung, telah membuat masyarakat menjadi resah. (Red/Rls/Rb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *