Satujuang.com – Penipuan dengan modus kelebihan transfer sedang marak-maraknya terjadi di tengah-tengah masyarakat. Salah satu yang menjadi korban adalah masyarakat Bengkulu yang juga merupakan pengikut akun instagram Polda_bengkulu.
Netizen dengan akun @nofritamedika menceritakan pengalamannya itu mula-mulai pelaku ingin melakukan pemeriksaan swab test di klinik Nofrita Medika. Namun belum sampai ke klinik, pelaku tanpa diri untuk meminta nomor rekening klinik guna mengirimkan biaya pemeriksaan.
Untuk menemukan calon korbannya, pelaku mengirimkan bukti struk transfer dengan angka nominal yang melebihi berkali-kali lipat melebihi biaya yang seharusnya. Namun untungnya modus penipuan ini segera disadari korban. Korban yang mengetahui penipu ini justru mengerjai balik penipu dengan mengirimkan bukti transfer yang juga palsu. Gagal menjalankan aksinya, pelaku kemudian kesal dan memaki-maki korban dengan umpatan kasar.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol. daris. Guntur Setyanto, M.Si melalui Kabid Humas Polda Kombespol Bengkulu. Sudarno, S.Sos, MH mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan yang sedang marak ini yaitu penipuan dengan modus kelebihan transfer.
“struk transfer bisa dengan mudah dipalsukan, untuk itu waspada dengan mengecek sebelum menerima bukti transfer,” jelasnya, Rabu (25/08/21).
Semoga kita bisa mengambil pelajaran dari kejadian ini dan bisa membuat kita lebih berhati-hati serta waspada dalam berinteraksi di media maya. (tb)











