Hukrim  

Kasus Pengeroyokan Belasan Orang Kepada Warga Kandang Masih Berlanjut, Sudah 2 Kali Sidang

Satujuang.com – Bayu Purnomo Saputra SH And Partner’s atau biasa di singkat BPS &Partners, selaku kuasa hukum Jhon Alberth akan mengawal proses penyelesaian perkara tersebut sampai tuntas.

Diterangkan oleh Bayu, proses persidangan perkara pengeroyokan terhadap warga desa Kandang kota Bengkulu tersebut sudah digelar sebanyak 2 kali sidang.

“Kemarin (Senin) kami bersama-sama mengawal proses persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Kota Bengkulu,” ucap Bayu saat ditemui wartawan satujuang.com dikantornya, Selasa (23/2/21).

Disampaikan oleh Bayu, seterusnya akan digelar sidang pada Senin (1/3), dan selaku Tim kuasa hukum dari kantor hukum BPS And Partners yang beranggotakan Bayu Purnomo Saputra SH, Andry Miko Tiyuza SH, Rio Cende Maha Putra SH , Dan M. Tri Candra Rista SH ucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian dan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca Juga :  Dugaan Mafia Tanah di Bentiring Masuk Tahap Penyelidikan

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak Reskrim Polres kota Bengkulu yang telah bekerja maksimal dalam menangani perkara ini, sehingga perkara ini bisa berlangsung naik ke kejaksaan Kota Bengkulu dan sampai juga ditahap Pengadilan Negeri kota Bengkulu” sampai Bayu.

“Tidak lupa terima kasih kepada JPU yang memberikan dasar tuntutan kepada pelaku untuk menjerat para pelaku, dengan Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP,” sambungnya.

Pasal 170 ayat (2) ke-2 KUHP bunyinya: “Barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, jika kekerasan mengakibatkan luka berat diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun”.

Baca Juga :  Hari Pahlawan, Kapolda Bengkulu Ikuti Upacara Ziarah Nasional Secara Virtual

Bayu berharap dalam proses hukum yang sedang berjalan, Hakim dapat memberikan keputusan yang sesuai dengan perbuatan yang dilakukan oleh para pelaku.

“Dalam hal ini, kami berharap dalam proses hukum yang sedang berjalan ini, Hakim dapat memberikan putusan dengan pandangan hukum secara obyektif dan berdasarkan bukti-bukti yang ada secara jelas, agar terciptanya rasa keadilan yang menurut hukum sesuai dengan perbuatan para pelaku,” harap Bayu.

Dilanjutkan oleh Bayu, “Adapun sabda Rasulullah SAW, Hakim itu ada tiga macam, (hanya) satu yang masuk surga, sementara dua (macam) Hakim lainnya masuk neraka. Adapun yang masuk surga adalah seorang hakim yang mengetahui al haq (kebenaran) dan memutuskan perkara dengan kebenaran itu. Sementara Hakim yang mengetahui kebenaran lalu berbuat zhalim (tidak adil) dalam memutuskan perkara, maka dia masuk neraka. Dan seorang lagi, Hakim yang memutuskan perkara (menvonis) karena ‘buta’ dan bodoh (hukum), maka ia (juga) masuk neraka” (HR Abu Dawud)”.

Baca Juga :  Pastikan BLT UMKM Tepat Sasaran, Dewan Kota Bengkulu Laksanakan RDP

Diakhir wawancara disampaikan oleh bayu “Semoga Allah SWT menganugerahi bangsa ini dengan Hakim-Hakim yang adil. Mereka yang senantiasa menegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dalam setiap memutus perkara. (rd)