Bengkulu – Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI), Harvick Hasnul Qolbi hadiri Tanam Perdana Padi Serentak.
Tanam padi ini dilakukan di hamparan Sawah Desa Sukarami Kecamatan Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah, Rabu (23/11/22). Harvick menyampaikan ketersediaan pangan di Indonesia cukup baik dalam mengantisipasi krisis pangan.
“Kalaupun ada masalah mengenai kelangkaan dan sebagainya insyaallah berdasarkan data yang ada dan faktual di lapangan mudah – mudahan bisa kita cukupi,” jelasnya.
Saat melakukan dialog bersama masyarakat petani baik secara langsung maupun terhubung melalui zoom meeting, Harvick menerima banyak permintaan. Seperti permintaan perbaikan irigasi serta kemudahan bagi petani untuk memperoleh bibit dan pupuk.
“Kita akan maksimalkan ini. Ada dirjen holtikultura, apa pun yang bisa diakselerasi akan kita percepat, mudah – mudahan bisa terealisasi semua,” ujar Harvick.
Harvick yang didampingi Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyerahkan dukungan kepada perwakilan kelompok tani. Diantaranya hand tracktor, pupuk, bantuan bibit serta hand sprayer elektrik senilai total 450 juta rupiah.
“Untuk membangun pertanian itu membutuhkan komitmen, kebersamaan juga keterpaduan dari semua pemangku kepentingan, ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Rohidin.
Untuk Provinsi Bengkulu, lanjutnya, memiliki potensi di bidang pertanian. Di mana saat ini Bengkulu surplus gabah.
Rohidin telah berkoordinasi tim pengendali inflasi daerah agar bagaimana gabah itu bisa dikelola dengan baik menjadi produksi konsumen akhir dengan kemasan beras berkualitas.
Di samping itu, Bengkulu juga memiliki Kopi Robusta yang pada Oktober 2019 lalu memenangkan tiga penghargaan Kejuaraan Kopi Internasional. Kejuaraan ini diselenggarakan oleh Agency for the Valorization of the Agricultural Products(AVPA) di Prancis.
“Kopi Bengkulu memenangkan medali perak dan perunggu untuk keunggulan kualitas dan rasa,” ungkap Rohidin.
Penghargaan itu diberikan untuk kopi Bencoolen Rejang Lebong, Bencoolen Kepahiang dan Bermani Coffee Rejang Lebong. Salah satu penghargaan yang diraih yakni kategori Puissant Doux (karakter kopi).
“Dulu kopi kita itu biasa – biasa saja, ternyata para petani, teman – teman PPL, fine Robusta Bengkulu itu satu – satunya kopi Robusta yang beda dengan sedunia secara rasa,” tandas Rohidin.
Dan 2 minggu lalu, kata Rohidin, Bengkulu juga telah membuka gerai kopi di Malaysia dan sambutannya luar biasa.
“Saya kira ini komoditas yang menjanjikan untuk Bengkulu ke depan,” pungkas Rohidin. (red/Adv)











