Jakarta, Satujuang.com – Pemeriksaan maraton terhadap mantan Penjabat (Pj) Wali Kota Bengkulu, Arif Gunadi, dan Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, selesai pada Selasa (18/8/2026) malam.
Berdasarkan pantauan wartawan di depan Gedung KPK, Arif Gunadi, menggunakan masker hitam terpantau keluar dari pintu utama gedung antirasuah tersebut sekitar pukul 21.46 WIB.
Pria yang kini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu itu menjalani pemeriksaan intensif selama hampir 12 jam sejak tiba pukul 09.43 WIB.
Dengan keluarnya Arif Gunadi, seluruh saksi yang dipanggil penyidik KPK pada hari ini dipastikan telah selesai menjalani pemeriksaan:
- Arif Gunadi (AG): Tiba pukul 09.43 WIB dan terpantau keluar gedung pukul 21.46 WIB.
- Noprisman (NOP): Tiba pukul 09.05 WIB dan telah menyelesaikan pemeriksaan per malam ini.
- Muhammad Heriyanto (MH): Kontraktor swasta yang rampung diperiksa lebih awal sejak sore hari.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa rangkaian pemeriksaan terhadap para pejabat dan pihak swasta asal Bengkulu tersebut telah diselesaikan tim penyidik.
“Pemeriksaan baru saja selesai,” ujar Budi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (18/8/26) malam.
Budi menambahkan, dalam tahap pengembangan penyidikan perkara dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Rejang Lebong ini, penyidik masih fokus mendalami keterangan saksi dan belum ada penetapan tersangka baru.
“Untuk pengembangan penyidikan ini, belum ada penetapan tersangka,” imbuh Budi.
Rangkaian pemeriksaan intensif hingga malam hari ini sepertinya menjadi bagian dari pengumpulan alat bukti serta konfirmasi atas dokumen dan barang bukti yang disita penyidik KPK dalam penggeledahan di Bengkulu beberapa waktu lalu. (Red)












