Terungkap! 70% Pedagang Luar Kota Penuhi Badan Jalan Pasar Panorama, Ini Solusi Pemkot Bengkulu

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu- Pemerintah Kota Bengkulu memulai penertiban dan penataan besar-besaran di kawasan Pasar Panorama. Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi jalan dan fasilitas umum yang selama ini disalahgunakan oleh para pedagang.

Kegiatan ini diawali dengan apel gabungan pada Selasa (13/1/26) pagi. Sehmi, Asisten II Setdakot Bengkulu, memimpin apel kesiapan yang diikuti jajaran OPD, Camat, Lurah, serta personel TNI dan Polri.

Sahat Marulitua Situmorang, Kasatpol PP Kota Bengkulu, mengemban tugas sebagai pelaksana penataan dan penertiban. Ia menekankan bahwa penataan ini bukan sekadar penggusuran, melainkan upaya agar Kota Bengkulu menjadi lebih rapi dan tertib.

“Kita tinggalkan tempat ini setelah kegiatan dengan keadaan yang baik. Tidak boleh ada lagi pelanggaran setelah kondisi sudah tertata,” katanya.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial Kota Bengkulu, diketahui 70% pedagang yang berjualan di badan jalan bukan merupakan warga Kota Bengkulu.

Sementara itu, 30% sisanya adalah warga kota yang sebenarnya sudah memiliki los atau lapak di dalam pasar, namun memilih berjualan di luar mengikuti arus pedagang dari luar.

Kegiatan penataan ini masih bersifat persuasif, dengan para pedagang diimbau untuk merapikan barang dagangannya dan masuk ke dalam pasar.

Pedagang dari luar kota diarahkan untuk menjadi penyuplai barang ke dalam pasar, bukan sebagai pengecer yang menetap di badan jalan. Situasi penataan dan penertiban kawasan Pasar Panorama berjalan kondusif. (MCKB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *