Tekan Kasus TB, Erlita Amsakar Deklarasikan Kelurahan Siaga Tuberkulosis di Batam

2 menit baca

Batam, Satujuang.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, menegaskan komitmen penuh jajarannya dalam mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis (TB).

Komitmen strategis ini diwujudkan melalui pembukaan Talkshow sekaligus Deklarasi Kelurahan Siaga Tuberkulosis bagi Kelurahan Tanjung Buntung dan Kelurahan Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, yang digelar di Hotel Golden View, Batam, Selasa (14/7/26).

Langkah ini ditempuh untuk memperkuat edukasi, percepatan deteksi dini, serta pendampingan intensif bagi para pasien di tingkat komunitas.

Dalam arahannya, Erlita mengingatkan bahwa TB masih menjadi salah satu tantangan serius di sektor kesehatan publik, terlebih Indonesia saat ini berada di jajaran negara dengan jumlah kasus TB tertinggi di dunia.

Guna memutus rantai penularan bakteri yang menyebar melalui percikan droplet di udara ini, ia menekankan pentingnya menghapus stigma negatif terhadap para penderita di tengah masyarakat.

Dukungan lingkungan dinilai menjadi kunci kepatuhan pasien selama masa pengobatan panjang.

“TB merupakan penyakit yang dapat disembuhkan. Karena itu, masyarakat tidak boleh mengucilkan penderitanya. Justru mereka harus mendapatkan dukungan dari keluarga dan lingkungan agar tetap semangat menjalani pengobatan hingga tuntas,” ujar Erlita.

Lebih lanjut, Erlita mengajak seluruh kader PKK Kota Batam untuk bertindak sebagai garda terdepan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan.

Gerakan inklusif ini diharapkan mampu menyentuh lapisan masyarakat paling bawah demi meningkatkan kesadaran di tingkat tapak secara masif.

“Kader PKK harus terus bergerak bersama Dinas Kesehatan. Kita perlu memperkuat edukasi, deteksi dini, dan pendampingan agar semakin banyak lingkungan yang mendeklarasikan diri sebagai wilayah siaga TB menuju bebas tuberkulosis,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Erlita mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap gejala-gejala awal gangguan pernapasan ini.

Warga yang merasakan indikasi medis TB diminta untuk segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan sedini mungkin secara gratis. (NIP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *