SMPN 01 Lebong Kebanjiran Peminat, Kuota 224 Siswa Langsung Terpenuhi

2 menit baca

Lebong, Satujuang.com– SMP Negeri 01 Lebong kembali menjadi sekolah favorit masyarakat pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027. Tingginya minat masyarakat membuat jumlah pendaftar membludak hingga melebihi kuota yang tersedia. Hal itu disampaikan Kepala SMPN 01 Lebong, Dahnan Kennedi, M.Pd, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/7/26).

Tahun ini, SMPN 01 Lebong menerima sebanyak 224 siswa baru. Seluruh kuota yang disediakan terpenuhi, bahkan jumlah pendaftar disebut lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

Dahnan mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa SMPN 01 Lebong masih menjadi pilihan utama bagi para orang tua untuk menyekolahkan anaknya. Namun, karena keterbatasan kuota, sekolah harus berpedoman pada aturan yang berlaku dalam proses penerimaan.

“Peminat tahun ini memang sangat banyak, bahkan lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Karena itu kami tetap mengacu pada empat kriteria penerimaan, yakni domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi,” ujar Dahnan.

Ia menjelaskan, jalur domisili menjadi prioritas terbesar dengan porsi sekitar 40 persen. Karena itu, mayoritas siswa yang diterima berasal dari wilayah sekitar sekolah, seperti Kampung Muara Aman, Kelurahan Muara Aman, dan Kampung Jawa.

Memasuki tahun ajaran baru, SMPN 01 Lebong juga telah menyiapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang mengedepankan konsep ramah dan menyenangkan. Dalam kegiatan tersebut, siswa akan dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tata tertib, serta konsekuensi bagi setiap pelanggaran yang dilakukan.

Selain itu, sekolah juga memasang target meningkatkan prestasi hingga tingkat provinsi bahkan nasional, termasuk di bidang olahraga.

“Kami berharap siswa baru tidak hanya berprestasi secara akademik maupun nonakademik, tetapi juga memiliki etika yang baik, termasuk etika dalam menggunakan media sosial. Karakter yang baik menjadi bekal penting bagi mereka selama menempuh pendidikan,” kata Dahnan.

Di balik tingginya animo masyarakat, Dahnan mengaku tidak semua calon siswa dapat diterima. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada para calon peserta didik beserta orang tua yang belum berhasil lolos seleksi.

“Kami mohon maaf kepada anak-anak dan orang tua yang belum dapat diterima di SMPN 01 Lebong. Penerapan empat kriteria ini merupakan regulasi yang harus kami jalankan. Kami juga berharap sekolah-sekolah lain dapat terpenuhi jumlah siswanya sehingga pemerataan pendidikan tetap berjalan dengan baik,” tutupnya. (ficky).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *