Sedang Makan Malam, Warga Sidomulyo Dikeroyok Sekelompok Pemuda Didepan Anak dan Istri

Seluma, Satujuang.com – Aksi kekerasan brutal menggemparkan Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Seluma Selatan, setelah seorang warga Sidomulyo dikeroyok sekelompok pemuda tepat di hadapan anak dan istrinya.

Korban berinisial JF (31) babak belur dihajar kawanan pelaku saat sedang menyantap makan malam di kediaman pribadinya.

Insiden penyerangan membabi buta tersebut terjadi pada Senin (26/10/26) petang, persis selepas waktu salat magrib sekitar pukul 18.30 WIB.

Saat kejadian, gerombolan pemuda yang diperkirakan berjumlah delapan orang mendatangi rumah korban dengan mengendarai lebih dari empat unit sepeda motor.

Tanpa basa-basi, para pelaku langsung merangsek masuk dan membagi peran untuk melumpuhkan serta menganiaya korban secara terencana.

“Iya bang, habis magrib tadi saya tiba-tiba didatangi sekelompok pemuda dan langsung membabi-buta menghajar saya,” ungkap JF kepada awak media saat menceritakan peristiwa tersebut.

JF membeberkan bahwa dirinya tidak sempat membela diri lantaran ditahan secara paksa oleh sebagian pelaku.

“Ada yang pegang tangan saya dan ada juga yang menggebuki saya,” tambahnya merinci aksi brutal yang dialaminya.

Berdasarkan penuturan korban, para pelaku penyerangan tersebut disinyalir bukan orang asing melainkan masih bertempat tinggal di lingkungan yang sama.

“Warga Kelurahan Sidomulyo juga, sama-sama warga sinilah,” jelas JF mengonfirmasi identitas para pengeroyok.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka memar dan rasa pusing hebat di kepala, sementara anak dan istrinya mengalami syok berat.

“Pusing bang, trauma juga anak istri saya, dari tadi anak saya nangis terus. Pokoknya sekarang saya serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” tegasnya.

Tidak terima atas aksi main hakim sendiri itu, korban langsung melayangkan laporan pidana secara resmi ke Mapolres Seluma.

Mendapat laporan warga, personel Satreskrim Polres Seluma langsung diterjunkan meluncur ke lokasi kejadian guna melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih memburu para pelaku di lapangan dan belum merilis keterangan resmi terkait motif aksi pengeroyokan tersebut. (da)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *