Perkembangan Temuan Ribuan Butir Peluru Saat OTT KPK di Bengkulu Dipertanyakan

Perkiraan Waktu Baca: 1 menit

Satujuang, Bengkulu- Koalisi Pemuda Peduli Keadilan (KPPK) Bengkulu pertanyakan perkembangan kasus temuan ribuan butir peluru saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada November 2024 lalu.

KPPK menyebut saat itu di rumah seorang Kepala Dinas (Kadis) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu ditemukan 6000 butir peluru saat dilakukan penggeledahan oleh KPK.

Perkembangan kasus ini akan disuarakan KPPK dalam aksi unjuk rasa yang kabarnya akan digelar pada Jumat (16/5/25).

“Tidak adanya perkembangan kasus dengan penemuan 6000 butir peluru saat penggeledahan saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) mantan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah oleh KPK,” dikutip dari surat pemberitahuan aksi.

Mereka mempertanyakan kejelasan hukum atas temuan ribuan butir peluru tersebut yang hingga kini tak kunjung ada.

Selain menyuarakan hal tersebut kabarnya pihak KPPK juga akan menyuarakan perkara lain termasuk soal penerimaan Polri tahun 2025.

Dalam keterangan yang didapatkan media ini mereka mengklaim telah menemukan sejumlah indikasi. Terkait perkara ini mereka bahkan mendesak Mabes Polri untuk turun memeriksa.

Kemudian perkara penembakan terhadap Rahiman Dani yang terjadi pada Mei 2023, juga kabarnya akan disuarakan oleh pihak KPPK dalam rencana aksi itu.

Lagi-lagi kejelasan hukum dipertanyakan juga oleh KPPK untuk tragedi penembakan yang terjadi tepat 2,3 tahun lalu tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *