Pelaku Penganiayaan Ojol Akhirnya Tewas Usai Dikeroyok

2 menit baca

Semarang – Pelaku penganiayaan seorang ojol di SPBU Kota Semarang tewas usai dikeroyok oleh driver ojek online (Ojol) lainnya yang tak terima rekannya dipukuli saat mengantre di SPBU.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lombantoruan, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara, dari keterangan saksi dikeroyok dengan tangan kosong dan helm. Cuma ketika dia sudah terjatuh kemungkinan diinjak atau apa,” kata Donny, Senin (26/6/22).

Sebelumnya, pengemudi ojol bernama Hasto Priyono diduga dipukuli dua orang pria saat sedang mengantri di SPBU, Jalan Brigjen Sudiarto, Kelurahan Kalicari, Pedurungan, Semarang.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (24/9/22) lalu sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, Hasto tengah antre untuk membeli BBM. Di depannya, ada beberapa motor. Salah satunya yang dikemudikan kedua pelaku yang berboncengan.

Hasto saat itu mengingatkan dengan cara baik-baik meminta kedua pelaku untuk memajukan motornya. Sebab di depan motor pelaku ada sela kosong.

“Mas tolong maju, depan sudah longgar tuh,” ujar Hasto.

Saat itu salah satu pelaku yang memakai jaket hijau dengan tulisan Fila menjawab ‘sabar’ .

Namun tak diduga, selang beberapa saat, pelaku yang memakai jaket hijau langsung turun dari motor dan menghampiri Hasto. Pelaku pun langsung memukul hasto ke arah dagu dan mukanya.

Karena Hasto melawan dengan cara menangkis dan membalas pukulan tersebut, rekan pelaku yang menggunakan jaket hitam ikut memukuli Hasto dengan menggunakan helm.

Akibatnya Hasto pun terjatuh dari motornya dan mengalami luka lebam dan benjol di bagian wajah.

Setelah berobat ke RS Bhayangkara, Hasto melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pedurungan yang langsung ditindaklanjuti.

Di hari yang sama salah satu pelaku penganiayaan tersebut di antar sejumlah pengemudi ojol ke Polsek Pedurungan dalam kondisi tak sadarkan diri.

Diduga pelaku tidak sadarkan diri karena dikeroyok oleh para pengemudi ojol lainnya sebelum di serahkan ke Polsek Pedurungan. Sedangkan rekannya masih dalam pengejaran polisi. (red/had)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *