Mesin Kendaraan Mogok, Warga Bengkulu Pertanyakan Kualitas Pertalite

2 menit baca

Kota Bengkulu, Satujuang.com – Puluhan pengendara di Kota Bengkulu mengeluhkan kualitas Pertalite setelah kendaraan mereka mengalami gangguan mesin hingga mogok usai mengisi BBM di SPBU kawasan Lingkar Barat.

Fenomena tersebut memicu gangguan teknis mulai dari hilangnya tenaga mesin, tersendat-sendat (mbrebet), hingga kelumpuhan total yang memaksa kendaraan harus masuk bengkel.

Salah seorang warga Kota Bengkulu mengungkapkan, mobil milik keluarganya mengalami kendala mesin serius beruntun sejak mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Lingkar Barat.

“Mobil kata pak suami udah taraso dari sebelumnyo. Sabtu kemaren itu kejadiannyo, kak. Sudah dibawak ke bengkel, sudah dibongkar lah cabik kantong, masih jugo,” ujar warga tersebut.

Indikasi kerusakan bahan bakar tersebut makin kuat setelah mekanik bengkel melakukan pembongkaran pada komponen tangki serta sistem pembakaran kendaraan.

“Kemaren pihak bengkel baru ngabari kalo bensinnya bermasalah. Ternyata bukan mobil kami aja, banyak motor dan mobil lain juga,” lanjutnya.

Keluhan serupa turut dialami seorang wartawan media lokal yang mengendarai sepeda motor Honda Beat usai melakukan pengisian BBM di lokasi yang sama.

“Minggu ini sudah mengalami merebet, motor tidak ada tenaga saat tarik gas,” ungkap wartawan tersebut, Sabtu (3/10/26).

Maraknya rentetan kerugian konsumen ini membuat warga mendesak Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Selatan dan pengelola SPBU Lingkar Barat segera mengambil sampel BBM untuk diuji secara transparan di laboratorium independen.

Selain pengetatan mutu distribusi, masyarakat menuntut kepastian skema ganti rugi apabila hasil uji laboratorium terbukti menunjukkan adanya pencemaran atau ketidaksesuaian spesifikasi pada BBM tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *