KPK Angkut Tiga Koper dari Kediaman Sekretaris DPRD Kota Bengkulu

2 menit baca

Kota Bengkulu, Satujuang.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengangkut tiga koper usai menggeledah kediaman Sekretaris DPRD Kota Bengkulu, Sofyan Tosoni, Jumat (7/8/26).

Penggeledahan yang berlokasi di RT 18, Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, tepatnya di kawasan dekat Lapangan Badminton Gemilang tersebut berlangsung marathon selama lima jam, mulai pukul 15.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, seusai penggeledahan tertutup tersebut, penyidik KPK membawa keluar tiga buah koper bersama sejumlah barang bukti lainnya.

Seluruh barang yang disita langsung dimasukkan ke dalam dua unit kendaraan operasional tim KPK sebelum rombongan meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan resmi kepada awak media.

Aksi penggeledahan yang mendapat pengawalan ketat tersebut sempat menjadi perhatian warga setempat yang memadati sekitar area pemukiman.

Di tempat terpisah pada hari yang sama, KPK juga terus mempercepat penyidikan klaster pengembangan OTT Rejang Lebong dengan memeriksa 10 orang saksi di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Bengkulu.

Saksi-saksi yang diperiksa berasal dari latar belakang beragam, meliputi:

  • Meilisti Yurnita & Emi Nursila (CV Abadi Sekawan)
  • Mahendra Seno Fauzi (CV Alpagker Abadi)
  • Miko Ade Patria (Wakil Ketua DPD PAN Rejang Lebong)
  • Yuzam Rinaldo Finsa (Direktur CV Finsa Bersaudara)
  • Sudirman (Kabid Pengembangan Kawasan Transmigrasi Disnakertrans Rejang Lebong)
  • Yusuf Wahyudi Barly (Kabid Perencanaan Infrastruktur Wilayah Dinas PUPRPKP Rejang Lebong)
  • Ragil Adi Prayitno (PPPK Balai Penataan Bangunan Prasarana Kawasan Bengkulu)
  • Jeri Oktara (Kontraktor bangunan)
  • Evan Hasan Uum (Pengusaha jual beli mobil dan usaha kost)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan agenda pemeriksaan maraton tersebut guna melengkapi alat bukti dalam pengembangan perkara dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak KPK belum memberikan rilis resmi mengenai keterkaitan penggeledahan di rumah Sekretaris DPRD Kota Bengkulu dengan klaster perkara yang sedang ditangani, maupun rincian barang bukti yang diamankan dari lokasi tersebut. (Red/alx)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *