Hukrim  

KDRT, Petani Seginim BS Ditangkap Polres Bengkulu Selatan

Satujuang.com – Seorang petani berinisial Al (46) warga Desa Darat Sawah kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) harus merasakan dinginnya ruang sel tahanan Mapolres BS.

AI terpaksa ditangkap berdasarkan laporan dari istrinya Helmi (45 ) sendiri yang mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh AI.

Kapolres Bengkulu Selatan (BS) Polda Bengkulu, AKBP Deddy Nata S.IK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Gajendra STrk S.IK., MH., mengungkapkan, Al ditangkap Selasa (2/3/21) sekitar pukul 20:10 WIB di rumah saudaranya di desa setempat.

Baca Juga :  Satu Bulan Kabur Ke Mukomuko, Pelaku KDRT Tertangkap

Kasat Reskrim menjelaskan, Laporan yang di buat istri tersangka ke Mapolres BS. Setelah dirinya menjadi korban KDRT oleh suaminya sendiri, pada Sabtu (27/2) sekitar pukul 10:00 WIB di sawahnya di Desa Muara Danau, Seginim.

Dalam laporan yang di buat oleh istri tersangka tersebut diketahui, saat itu korban sedang meracun rumput di sawahnya, tiba-tiba datang Al dan menyuruh korban pergi. Hanya saja saat itu, korban tidak menghiraukannya dan terus meracun rumput.

Baca Juga :  Operasi Pekat, Polsek Teramang Jaya Polres Mukomuko Sita Ratusan Botol Miras

Merasa korban tidak menghiraukan ucapannya, Al langsung marah-marah kepada korban, lalu mendorong korban hingga terjatuh.

Ketika korban berdiri, Al langsung memukul paha korban bagian belakang. Pukulan tersebut menyebabkan paha korban mengalami memar.

Setelah pulang, korban melapor ke Polres BS. Mendapat laporan korban, pihaknya langsung melakukan pengusutan hingga akhirnya, pelaku berhasil dibekuk.

Baca Juga :  Aniaya Anak Tiri, Warga Lubuk Pinang Ditangkap

“Tersangka telah kita periksa dalam tindak pidana KDRT kepada istrinya sendiri,” pungkas Kasat Reskrim. (rls)