HUT ke 80 PT KAI, Wali Kota Cirebon Kenang Masa Kecil Naik Kereta Api

2 menit baca

Satujuang, Cirebon — Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengenang pengalamannya saat naik kereta pada masa kecil, ketika ritme perjalanan masih diwarnai pedagang yang melintas di lorong dan sebagian penumpang merokok di dalam gerbong.

Kenangan itu disampaikannya saat hadir dalam family gathering peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Kantor Daop 3 Cirebon, Minggu (21/9/25).

Menurut Wali Kota Cirebon, Effendi, suasana yang dulu jauh berbeda dengan kondisi sekarang, di mana layanan kereta api telah bertransformasi menjadi lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi penumpang.

Perubahan tersebut, menunjukkan progres panjang PT KAI dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

“Dulu naik kereta masih ada yang jualan, merokok, dan berdesakan. Sekarang semuanya sudah bersih, nyaman, dan bertransformasi dengan baik,” ujarnya di hadapan jajaran manajemen PT KAI dan peserta acara.

Effendi memuji upaya PT KAI yang tidak hanya mempertahankan mutu layanan, tetapi juga terus berinovasi melalui penerapan teknologi demi meningkatkan kenyamanan penumpang.

Ia menilai kontribusi perusahaan terhadap masyarakat luas sangat signifikan, dan berharap pada usia 80 tahun PT KAI dapat semakin meningkatkan pelayanan publik.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota menyoroti kontribusi PT KAI terhadap estetika dan identitas kota, salah satunya melalui penataan taman heritage di kawasan Krucuk yang berfungsi sebagai gerbang masuk Kota Cirebon.

Taman tersebut menampilkan elemen budaya setempat dan dirancang untuk memberi kesan pertama yang lebih representatif bagi pengunjung.

“Terima kasih kepada PT KAI yang telah merapikan dan merepresentasikan taman ini,” kata Effendi, seraya menuturkan rencana penataan trotoar di sekitar stasiun agar lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki.

Vice President Daop 3 Cirebon, Mohamad Arie Fathurrochman, menegaskan bahwa capaian PT KAI selama delapan dekade tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.

Dengan tema kegiatan “Semakin Melayani”, ia menyebut perjalanan KAI dipenuhi tantangan sekaligus pencapaian yang dibangun bersama pemangku kepentingan.

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa revitalisasi taman merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (TJSL).

Menurutnya, taman-taman yang ditata menonjolkan ciri khas Cirebon, seperti elemen bata merah dan Tugu Udang sekaligus menempatkan tulisan “Kota Cirebon” sebagai sambutan bagi pengunjung.

Kegiatan peringatan HUT ke 80 PT KAI di Daop 3 Cirebon dipandang sebagai momentum refleksi atas perjalanan panjang layanan kereta api di Indonesia sekaligus motivasi untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan mutu layanan.

Effendi berharap sinergi antara PT KAI dan Pemkot Cirebon terus diperkuat demi kemajuan bersama dan kenyamanan warga serta pengunjung kota. (Ramadhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *